Ini Yang Dilakukan Vivi Zubedi Untuk Menjaga Keberkahan Suaminya Dalam Memimpin Banjarbaru

by
27 September 2024
Vivi Zubedi saat mendampingi sang suami HM Aditya Mufti Ariffin dalam sebuah acara silaturahmi dengan masyarakat. (Foto : Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Keberhasilan Bakal Calon Wali Kota HM Aditya Mufti Ariffin yang merupakan sang petahana ternyata tidak lepas dari doa dan kehati-hatian seorang istri.

Hal itu disampaikan terbuka oleh Vivi Mar’e Zubedi dihadapan ratusan ibu-ibu warga Kemuning saat menghadiri undangan Maulid dan silaturahmi, Jumat (27/9/2024) sore.

Vivi mengatakan bahwa dirinya sangat menjaga kepemimpinan suamianya setelah menjabat Wali Kota Banjarbaru untuk tetap dalam keberkahan.

“Ibu-ibu menjadi pemimpin itu sangat berat, saya setiap hari melihat berkas suami selalu bertumpuk. Jadi saya sebagai istri harus memastikan suami bekerja dengan nyaman, maka dari itu ada hal-hal non teknis yang harus saya lakukan,” ucapnya dihadapan ratusan warga Kemuning Loktabat Selatan, Banjarbaru.

Vivi juga menceritakan, bagaimana dirinya dan keluarga agar tidak memakan makanan yang haram saat mendampingi suaminya.

“Ibu-ibu, untuk mendapatkan keberkahan itu saya awal bapak menjabat bingung, apakah fasilitas negara yang diberikan boleh juga kami rasakan. Untuk memastikan itu halal bagi saya dan anak-anak saya bertanya kepada beberapa ulama dan Syeh, alhamdulillah kata beliau karena itu fasilitas melekat maka kami boleh juga menggunakan atau menikmatinya,” ucapnya.

Ternyata tidak sampai disitu, sebagai pendamping seorang pimpinan daerah Vivi juga memikirkan bagaimana program bisa berhasil dengan baik dan tepat sasaran.

“Sebagai ketua PKK saya sering turun langsung ke lapangan, melihat kondisi masyarakat, apa yang masyarakat perlukan. Saya lihat di Banjarbaru dulu perlu pelatihan untuk menambah pendapatan masyarakat, akhirnya saya membuat sekolah gratis bagi masyarakat, yaitu sekolah Bekam, Menjahit dan Salon. Alhamdulillah sekarlrang sudah banyak yang berhasil menaikan ekonomi mereka,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, atas kehati-hatian dirinya menjaga keluarga untuk tetap menikmati yang halal, maka keberhasilan yang selama ini diraih oleh suaminya adalah berkah dari Allah.

“Majunya Kota Banjarbaru saat ini saya yakin bahwa ini juga berkah dari Allah. Tetapi tentunya juga kerja keras pimpinan dalam mengambil kebijakan, doakan kami selalu sehat, doakan semoga hajad pak Aditya bisa tercapai,” pintanya.

Lebih jauh Vivi juga menyampaikan bahwa dirinya bersama pengusaha UMKM di Banjarbaru berhasil mengenalkan produk UMKM hingga tingkat nasional.

“Sebagai Ketua TP PKK saya juga berusaha bagimana membuat UMKM Kota Banjarbaru bisa go nasional dan internasional. Alhamdulillah saat ini sudah dikenal secara nasional, dan kabar baiknya lagi perputaran uang dari produk UMKM di Banjarbaru dalam satu tahun bisa mencapai angka Rp 5 Miliar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)