Pemkab Banjar Bahas Subsidi Supir Angkot di High Level Meeting TPID

by
9 Oktober 2024
Berdasarkan kajian direncanakan untuk satu angkot akan disewa sebesar Rp 150 ribu (foto.ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Aula Barakat Martapura, Senin (7/10/2024), dengan fokus membahas bantuan subsidi bagi supir angkutan kota (angkot) yang terdampak oleh beroperasinya Bus Tayo hingga ke Kota Martapura.

HLM dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Ikhwansyah, yang didampingi Kabag Perekonomian dan SDA Setda Banjar, Achmad Ferdian, serta Kadishub Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana.

Dalam sambutannya, H Ikhwansyah menekankan pentingnya dukungan bagi para supir angkot yang pendapatannya terganggu dengan adanya layanan Bus Tayo.

“Alhamdulillah, Dinas Perhubungan Banjar telah menjalin komunikasi dengan para supir angkot agar mereka tetap bisa memperoleh penghasilan yang layak,” ujar Ikhwansyah.

~ Advertisements ~

Sementara itu, Kabid Angkutan dan Keselamatan Perhubungan Darat pada Dishub Banjar, Gusti Norhidayat, menyatakan bahwa rencana pemberian subsidi masih dalam tahap pengkajian agar dapat diimplementasikan dengan tepat.

“Kami sedang merumuskan masukan-masukan yang akan dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup). Proses ini sudah dikoordinasikan dengan bagian hukum dan inspektorat untuk memastikan penggunaan anggaran tetap aman,” jelasnya.

~ Advertisements ~

Dalam rencana tersebut, terdapat dua jalur trayek yang akan dimodifikasi untuk angkot, yakni Trayek A yang dialihkan melalui jalan kabupaten dari terminal tipe C Pasar Belauran menuju Pondok Pesantren Darul Hijrah Cindai Alus, serta trayek dari terminal tipe C menuju Desa Bincau.

Menurut Gusti Norhidayat, berdasarkan kajian yang telah dilakukan, pemerintah akan menyewa satu angkot dengan tarif sebesar Rp 150 ribu per hari.

“Kami berharap bantuan ini bisa segera direalisasikan untuk membantu para supir angkot sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)