Lima Sekolah di Kabupaten Banjar Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2024

by
3 Oktober 2024
Lima sekolah dimaksud antara lain MAN 3 Banjar, SDN Sungai Tabuk Kota 1, SMPN 2 Sambung Makmur, SMPN 2 Sungai Tabuk dan SMPN 7 Karang Intan (foto.istimewa/newsway.id)

NEWSWAY.ID, MARTAPURA – Lima sekolah di Kabupaten Banjar berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri LHK, Alue Dohong, dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta pada Rabu (2/10/2024).

Kelima sekolah yang menerima penghargaan bergengsi ini adalah MAN 3 Banjar, SDN Sungai Tabuk Kota 1, SMPN 2 Sambung Makmur, SMPN 2 Sungai Tabuk, dan SMPN 7 Karang Intan.

Penghargaan Adiwiyata Nasional diberikan kepada sekolah-sekolah yang berhasil menerapkan praktik ramah lingkungan dan mendukung Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

Dalam sambutannya, Wakil Menteri LHK, Alue Dohong, mengungkapkan bahwa jumlah penerima penghargaan Adiwiyata mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.

Jumlah sekolah penerima meningkat sebesar 30,43 persen, dari 552 sekolah pada tahun 2023 menjadi 720 sekolah pada tahun 2024.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa semakin banyak sekolah yang menerapkan perilaku ramah lingkungan di lingkungannya,” ujar Alue.

Ia berharap, perilaku ramah lingkungan yang diterapkan oleh sekolah-sekolah tersebut dapat membawa dampak positif terhadap kualitas lingkungan hidup, baik di dalam sekolah maupun di sekitarnya.

Selain itu, Alue juga menyatakan bahwa capaian ini menjadi landasan penting bagi Indonesia dalam mempercepat pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030, sekaligus mempersiapkan bangsa menuju Indonesia Emas tahun 2045 dan mencapai target karbon netral pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Lebih lanjut, Wamen LHK menjelaskan bahwa di masa mendatang, akan ada pengembangan lebih lanjut untuk mendorong lebih banyak sekolah di tingkat SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga SMA atau Madrasah Aliyah (MA) untuk membuat inovasi dalam mendukung PBLHS dan program lingkungan lainnya.

Dengan penghargaan ini, lima sekolah di Kabupaten Banjar tidak hanya menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di daerah tersebut, tetapi juga berperan penting dalam mendukung upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)