Pengolahan Karbol Berbasis Ecoenzym, Salah Satu Agenda Pertemuan Rutin Anggota DWP Kotabaru

8 Mei 2025
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kotabaru kembali mengadakan pertemuan rutin dengan pengurus dan anggotanya, yang mana giliran pertemuan kali ini sebagai panitia pelaksana dari BPMPD di Gedung Ratu Intan, Kamis (8/5/2025) ( Foto : Sagustira/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Agenda suatu organisasi punya kegiatan rutin pertemuan sesama anggota untuk meningkatkan silaturahmi. Salah satunya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kotabaru kembali mengadakan pertemuan rutin dengan pengurus dan anggotanya, yang mana giliran pertemuan kali ini sebagai panitia pelaksana dari BPMPD di Gedung Ratu Intan, Kamis (8/5/2025).

Pada pertemuan rutin DPW Kotabaru juga hadir Ketua TP PKK Kotabaru Suci Annisa Rusli, Ketua DWP Kotabaru Risna S. Pane Eka Syaprudin, pengurus DWP dan anggota se Kabupaten Kotabaru.

Ketua TP PKK Kotabaru Suci Annisa Rusli menyampaikan kepada pengurus dan anggota DPW untuk melakukan pembinaan kepada pelaku ekonomi kreatifnya agar bisa lebih berkembang lagi di Kotabaru bahkan bisa sampai nasional.

“Harapannya ibu-ibu dapat lebih berkreasi dan berkarya dalam membantu mengelola ekonomi rumah tangganya dengan peningkatan skillnya masing-masing meningkatkan UMKM kita sehingga juga meningkatkan pembangunan di Kotabaru, jadu,” harapnya.

Pertemuan kali ini dari BPBD sebagai panitia pelaksana dan menggandeng Dinas Kesehatan dan pelaku usaha, untuk konsep kali agak berbeda dari biasanya yaitu pembuatan Karbol dengan berbasis Ecoenzym ( Foto : Sagustira/newsway.co.id)

Demikian juga, Ketua DWP Kotabaru Risna S. Pane Eka Syaprudin mengatakan bahwa pertemuan rutin ini dilakukan setiap SKPD namun bergiliran untuk melaksanakannya dan akan dikembangkan lagi pada saat hari jadi Kotabaru nanti.

” Pertemuan kali ini dari BPBD sebagai panitia pelaksana dan menggandeng Dinas Kesehatan dan pelaku usaha, untuk konsep kali agak berbeda dari biasanya yaitu pembuatan Karbol dengan berbasis Ecoenzym,” ungkap Risna saat diwawancarai.

Harapannya kegiatan fari DPW Kotabaru ini tidak hanya bermanfaat buat anggotanya saja tapi bisa bermanfaat ke masyarakat juga dan bisa ikut andil dalam pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)