“Makan Kah Kita”: Sajian Dayak Modang Bangkitkan Cerita dan Cita Rasa di Samarinda

18 Mei 2025

NEWSWAY.CO.ID, SAMARINDA – Mengawali akhir pekan di Samarinda, sebuah acara kuliner bertajuk “Makan Kah Kita” digelar oleh Muara.org dan Samarprojek pada Sabtu, 17 Mei 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WITA ini berhasil menarik antusiasme masyarakat lokal untuk menikmati sekaligus mempelajari masakan khas Dayak Modang.

Diselenggarakan secara gratis dan terbatas bagi peserta yang telah mendaftar sebelumnya, acara ini bertujuan untuk menghidupkan kembali cerita bersama melalui pengalaman makan. Para peserta diajak mencicipi hidangan khas Dayak Modang sambil mendengarkan narasi sejarah dan budaya yang melekat pada setiap masakan.

“Yang bikin berkesan bukan cuma makanannya, tapi juga suasananya,” ujar Siti Rahma (26), salah satu peserta yang hadir. “Suasananya akan selalu saya ingat karena kebersamaannya. Teman-teman baru yang humble, proses penyajian yang unik, serta penjelasan historis dan budaya yang menyertainya membuat pengalaman ini sangat berkesan. Sekolah Touq Patin benar-benar jadi favorit!”

Ia menambahkan, “Proses penyajian yang penuh makna, ditambah dengan pengetahuan baru tentang sejarah masakan khas daerah—khususnya dari Dayak Modang—menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Mencoba cita rasa langsung dari sumbernya membuat saya merasa lebih dekat dengan budaya setempat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Saya sangat berharap ke depannya ada agenda memasak di alam terbuka, agar suasana dan pengalaman yang didapat makin terasa menyatu dengan alam dan tradisi.”

~ Advertisements ~

Lokasi kegiatan sengaja dirahasiakan dan hanya dibagikan kepada peserta yang telah resmi terdaftar melalui undangan. Hal ini bertujuan menjaga keintiman suasana serta memperkuat interaksi antarpeserta dalam skala terbatas.

Acara ini turut mendapatkan dukungan dari Kementerian Kebudayaan, Dana Indonesia, dan LPDP, yang menegaskan pentingnya pelestarian kuliner sebagai bagian dari identitas budaya. Peserta tidak hanya menikmati sajian khas, tetapi juga memahami proses memasak dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap hidangan.

~ Advertisements ~

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)