Kolaborasi Kampus dan UMKM, Best 7 Hadirkan Pujasera Modern di Univsm Balangan

by
8 Desember 2025
Perwakilan Best 7 dan kampus memotong pita peresmian Best 7 Pujasera Kampus di Univsm. (Foto: nasrullah/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Best 7 Coffee Lab and Eatery Group kembali meluncurkan inovasi untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Balangan. Pada Minggu (7/12/2025), mereka meresmikan Best 7 Pujasera Kampus, pusat kuliner baru yang berlokasi di kawasan Universitas Sapta Mandiri (Univsm), Kelurahan Haur Batu, Kecamatan Paringin.

Acara peresmian berlangsung hangat dan mendapat perhatian luas dari para tamu undangan, mulai dari pimpinan kampus, perwakilan pemerintah daerah, hingga pelaku UMKM. Hadir pula Kabid UMKM, Ahmad Hairani, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor usaha. Suasana semakin semarak dengan atraksi memasak dari dua koki profesional.

Best 7 Pujasera Kampus tidak hanya dirancang sebagai tempat menikmati aneka kuliner. Lebih dari itu, pujasera ini diproyeksikan menjadi ruang pemberdayaan UMKM lokal serta etalase modern untuk menampilkan produk unggulan masyarakat Balangan. Melalui pengelolaan yang profesional, tempat ini diharapkan menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh, bersaing, dan meningkatkan kapasitas usahanya.

Owner Best 7 Coffee Lab and Eatery Group, Rifky Munandar, menyebut potensi UMKM Balangan sangat besar, namun masih banyak pelaku usaha yang terkendala pada aspek manajemen. Karena itu, keberadaan pujasera ini menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem yang lebih tertata, kreatif, dan produktif.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan kualitas. Harapannya, dari sini lahir pelaku usaha yang lebih mandiri,” ujarnya.

Dengan desain modern dan suasana yang nyaman, Best 7 Pujasera Kampus diharapkan menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Interaksi berbagai kalangan ini diyakini mampu memicu pertukaran ide, memperluas jejaring, serta memperkuat peran UMKM dalam perekonomian daerah.

Kehadiran Best 7 Pujasera Kampus menjadi tonggak baru yang menghubungkan minat pasar anak muda dengan potensi produk lokal Balangan, sekaligus mempertegas kolaborasi antara kampus dan dunia usaha dalam membangun ekonomi kreatif daerah. (nw)

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)