NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Best 7 Coffee Lab and Eatery Group kembali meluncurkan inovasi untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Balangan. Pada Minggu (7/12/2025), mereka meresmikan Best 7 Pujasera Kampus, pusat kuliner baru yang berlokasi di kawasan Universitas Sapta Mandiri (Univsm), Kelurahan Haur Batu, Kecamatan Paringin.
Acara peresmian berlangsung hangat dan mendapat perhatian luas dari para tamu undangan, mulai dari pimpinan kampus, perwakilan pemerintah daerah, hingga pelaku UMKM. Hadir pula Kabid UMKM, Ahmad Hairani, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor usaha. Suasana semakin semarak dengan atraksi memasak dari dua koki profesional.
Best 7 Pujasera Kampus tidak hanya dirancang sebagai tempat menikmati aneka kuliner. Lebih dari itu, pujasera ini diproyeksikan menjadi ruang pemberdayaan UMKM lokal serta etalase modern untuk menampilkan produk unggulan masyarakat Balangan. Melalui pengelolaan yang profesional, tempat ini diharapkan menjadi wadah bagi UMKM untuk tumbuh, bersaing, dan meningkatkan kapasitas usahanya.
Owner Best 7 Coffee Lab and Eatery Group, Rifky Munandar, menyebut potensi UMKM Balangan sangat besar, namun masih banyak pelaku usaha yang terkendala pada aspek manajemen. Karena itu, keberadaan pujasera ini menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem yang lebih tertata, kreatif, dan produktif.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan kualitas. Harapannya, dari sini lahir pelaku usaha yang lebih mandiri,” ujarnya.
Dengan desain modern dan suasana yang nyaman, Best 7 Pujasera Kampus diharapkan menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Interaksi berbagai kalangan ini diyakini mampu memicu pertukaran ide, memperluas jejaring, serta memperkuat peran UMKM dalam perekonomian daerah.
Kehadiran Best 7 Pujasera Kampus menjadi tonggak baru yang menghubungkan minat pasar anak muda dengan potensi produk lokal Balangan, sekaligus mempertegas kolaborasi antara kampus dan dunia usaha dalam membangun ekonomi kreatif daerah. (nw)
