Bantu Pemulihan Pascabanjir, Sudian Noor Serahkan Uang Tunai untuk Warga Tebing Tinggi

by
13 Januari 2026
Bantu Pemulihan Pascabanjir, Sudian Noor Serahkan Uang Tunai untuk Warga Tebing Tinggi NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN - Anggota Komisi VIII DPR RI, H Sudian Noor kembali menyambangi korban banjir bandang di Kabupaten Balangan, Kamis (8/1/2026). Dalam kunjungannya, Sudian Noor menyalurkan bantuan lanjutan bagi masyarakat untuk pemulihan pascabencana. Kedatangan Sudian Noor yang juga menjabat sebagai Koordinator Tasaruf Lazis ASFA Kalimantan Selatan tersebut bertujuan memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar diterima dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan warga. Ia juga ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Melalui Lembaga Amil Zakat Assalam Fil Alamin (ASFA), bantuan uang tunai sebesar Rp900.000 disalurkan kepada 1.020 kepala keluarga yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Tebing Tinggi. Bantuan ini diberikan kepada warga yang telah terdata, sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat pascabencana. Sebelumnya, politisi PAN ini juga telah menyalurkan bantuan serupa di Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan total bantuan senilai Rp1,4 miliar untuk 1.615 kepala keluarga. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pemulihan warga terdampak banjir. Dalam penyaluran bantuan, Sudian Noor tampak menyerahkan bantuan satu per satu kepada warga penerima. Ia juga menyempatkan diri berdialog, mendengarkan keluhan serta aspirasi masyarakat terkait kondisi yang mereka alami setelah bencana. Suasana haru terlihat ketika sejumlah warga mengucapkan terima kasih dan bersalaman usai menerima bantuan. Menurut Sudian Noor, bantuan tunai dipilih karena dinilai lebih fleksibel dan dapat langsung digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh program pemerintah daerah. “Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar membantu dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Setiap warga memiliki kondisi berbeda pascabanjir, sehingga kami merasa perlu turun langsung dan melihatnya sendiri,” ujar Sudian Noor. Ia menegaskan, kehadirannya bersama Lazis ASFA bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral agar masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa pemulihan. “Kami akan terus mengawal proses pemulihan ini hingga kondisi masyarakat benar-benar kembali normal. Kehadiran kami adalah bagian dari upaya memastikan masyarakat merasakan kepedulian dan perhatian di saat sulit,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Sudian Noor juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat yang bahu-membahu membersihkan sisa material banjir dan mempercepat pemulihan fasilitas umum. Salah satu warga penerima bantuan, Juman (54), warga Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarganya pascabanjir. “Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu. Insya Allah akan saya gunakan untuk membeli kasur dan kebutuhan dapur,” ucapnya. Selain itu, Juman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu warga, baik saat banjir melanda maupun setelahnya. Sebagai informasi, Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) merupakan lembaga amil zakat di bawah naungan ASFA Foundation yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Yayasan ini dipimpin oleh Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal dengan nama Haji Isam. (nw) Reporter: M. Nasrullah

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, H Sudian Noor kembali menyambangi  korban banjir bandang di Kabupaten Balangan, Kamis (8/1/2026). Dalam kunjungannya, Sudian Noor menyalurkan bantuan lanjutan bagi masyarakat untuk pemulihan pascabencana.

Kedatangan Sudian Noor yang juga menjabat sebagai Koordinator Tasaruf Lazis ASFA Kalimantan Selatan tersebut bertujuan memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar diterima dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan warga. Ia juga ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Melalui Lembaga Amil Zakat Assalam Fil Alamin (ASFA), bantuan uang tunai sebesar Rp900.000 disalurkan kepada 1.020 kepala keluarga yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Tebing Tinggi. Bantuan ini diberikan kepada warga yang telah terdata, sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat pascabencana.

Sebelumnya, politisi PAN ini juga telah menyalurkan bantuan serupa di Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan total bantuan senilai Rp1,4 miliar untuk 1.615 kepala keluarga. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pemulihan warga terdampak banjir.

Dalam penyaluran bantuan, Sudian Noor tampak menyerahkan bantuan satu per satu kepada warga penerima. Ia juga menyempatkan diri berdialog, mendengarkan keluhan serta aspirasi masyarakat terkait kondisi yang mereka alami setelah bencana. Suasana haru terlihat ketika sejumlah warga mengucapkan terima kasih dan bersalaman usai menerima bantuan.

Menurut Sudian Noor, bantuan tunai dipilih karena dinilai lebih fleksibel dan dapat langsung digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh program pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar membantu dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Setiap warga memiliki kondisi berbeda pascabanjir, sehingga kami merasa perlu turun langsung dan melihatnya sendiri,” ujar Sudian Noor.

Ia menegaskan, kehadirannya bersama Lazis ASFA bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral agar masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa pemulihan.

“Kami akan terus mengawal proses pemulihan ini hingga kondisi masyarakat benar-benar kembali normal. Kehadiran kami adalah bagian dari upaya memastikan masyarakat merasakan kepedulian dan perhatian di saat sulit,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudian Noor juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat yang bahu-membahu membersihkan sisa material banjir dan mempercepat pemulihan fasilitas umum.

Salah satu warga penerima bantuan, Juman (54), warga Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarganya pascabanjir.

“Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu. Insya Allah akan saya gunakan untuk membeli kasur dan kebutuhan dapur,” ucapnya.

Selain itu, Juman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu warga, baik saat banjir melanda maupun setelahnya.

Sebagai informasi, Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) merupakan lembaga amil zakat di bawah naungan ASFA Foundation yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Yayasan ini dipimpin oleh Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal dengan nama Haji Isam. (nw)

Reporter: M. Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)