NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Setahun sudah duet kepemimpinan Rifa’i–Jayadi memimpin Kabupaten Pulang Pisau. Momentum tersebut direfleksikan melalui syukuran dan buka puasa bersama yang digelar di Aula Mal Pelayanan Publik Handep Hapakat, Minggu (22/2/2026).
Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang menurutnya penuh dinamika, namun mampu dilalui secara bersama-sama.
“Hari ini kita melaksanakan refleksi setahun kepemimpinan Rifa’i–Jayadi. Alhamdulillah, berbagai cobaan bisa kita lalui dengan baik dan sukses bersama. Untuk 2026, kita tetap beranjak dari usulan masyarakat,” ujar Rifa’i.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memprioritaskan keberlanjutan pembangunan infrastruktur. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penuntasan persoalan di wilayah Sebangau yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan persoalan tersebut dapat diselesaikan secara fungsional.

Selain itu, pembangunan akses jalan menuju Cementan juga akan dilanjutkan. Pemkab turut berkomitmen menertibkan parkir liar serta mencari solusi atas aktivitas truk yang melintasi perlintasan di wilayah kabupaten.
Penataan rest area Kabupaten Pulang Pisau pun kembali masuk agenda 2026 sebagai bagian dari upaya pembenahan kawasan dan peningkatan pelayanan publik.
Di sisi lain, Rifa’i mengakui kondisi APBD Kabupaten Pulang Pisau masih terbatas. Namun, ia menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi.
“APBD kita memang terbatas. Kita tidak boleh menyerah, kita harus tetap berinovasi. Soal kesehatan dan pendidikan punya porsi sendiri, tidak kita otak-atik. Itu tetap difokuskan untuk masyarakat dan tidak kita ganggu,” tegasnya.
Ia menambahkan, tantangan ke depan adalah memastikan setiap rupiah anggaran yang tersedia dapat digunakan secara tepat guna dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat luas.( nw)
