NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Terungkap sebanyak enam rumah dipastikan terdampak dalam musibah kebakaran yang terjadi di jalan Mistar Cokrokusumo RT 10 RW 004 Kelurahan Cempaka, Rabu (1/4/2026).
Kejadian sekitar pukul 11.30 wita, merupakan kawasan pemukiman yang padat penduduk dan cukupmsulit akses BPK untuk masuk ke jalur paling dekat, namun berkat kerjasama semua pihak kebakaran segera teratasi.

Setelah dilakuykan indentifikasi pihak Polsek Cempaka dan tim Inafis Polres Banjarbaru, Kapolsek Cempaka, IPDA Muhammad Bustan menjelaskan kronologi kejadian.
Dari beberapa keterangan yang disampaikan Kapolsek, yang bersumber dari salah satu saksi, Mustafidah (38) bahwa saksi melihat kobaran di belakangan rumah H Ahmad.

Diketahui, saat itu Mustafidah sedang mengantarkan barang dagangannya ke sekitaran tempat kejadian perkara.
“Lantas, saksi berteriak meminta tolong. Menurut yang bersangkutan api berasal dari belakang rumah H Ahmad,” kata Kapolsek, Kamis (2/4/2026).


Senada dengan Mustafidah, saksi lainnya yakni Nahdi (66) melihat asap tebal keluar dari dapur rumah H Ahmad, rumah tersebut diketahui berada disamping rumah Nahdi.

Menurut pengakuan Nahdi, api menyala dengan cepat. Melihat kejadian tersebut, ia langsung mengamankan barang-barang miliknya serta menyiramkan dinding melalui rumahnya.

Saksi lainnya, yakni H Rusman menyebut melihat asap tebal dari bagian belakang rumah H Ahmad. Ia bahkan langsung berlari menuju posko BPK setempat guna memberitahukan adanya kebakaran.
“Menurut yang bersangkutan kurang dari lima menit, api sudah menjalar ke atap rumah,” ujar Kapolsek.

Kobaran api dapat dipadamkan sekitar pukul 12.15 wita, api dapat dipadatkan berkat bantuan warga serta beberapa puluhan damkar dan relawan rescue, dari hasil identifikasi sementara, di TKP tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan pada musibah kebakaran ini.
“Penyebab munculnya api diduga dari korsleting listrik, bukan dari adanya kebocoran gas,” ungkap Kapolsek.

Guna memastikan penyebab lebih lanjut, penyidik menyarankan olah TKP dilakukan oleh Tim Bidlabfor Polda Kalsel, sementara dari pendataan kepolisian, total kerugian dari musibah kebakaran ini sebanyak Rp867.000.000 (Delapan Ratus Tujuh Belas Juta Rupiah).(nw)
