NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya terbatas pada urusan administratif keagamaan, tetapi juga memberikan dampak sosial-ekologis yang nyata.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kemenag Kotabaru, Dr. H. Ahmad Kamal, S.HI., M., dalam pemaparan program prioritas instansinya pada Selasa (14/4/2026).
Ahmad Kamal menguraikan empat pilar utama yang menjadi fokus transformasi Kemenag Kotabaru guna menjawab tantangan dinamika masyarakat saat ini.
Pertama, penguatan kerukunan dan moderasi beragama. Melalui program ini, Kemenag terus mendorong nilai toleransi dan sikap saling menghargai perbedaan,” ujarnya.
“Selain itu, pemberdayaan rumah ibadah juga ditingkatkan. Peran Kantor Urusan Agama diperkuat sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini potensi konflik keagamaan,” jelasnya.
Kedua, lanjutnya, program ekoteologi dan cinta lingkungan. Program ini diwujudkan melalui penanaman sejuta pohon, penghijauan lingkungan kantor dan madrasah, serta pengelolaan sumber daya air dan energi secara efisien.
“Kemenag juga melibatkan tokoh agama dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan.” Kata Ahmad Kamal.
Ketiga, bimbingan perkawinan (Bimwin) dan layanan inklusif. KUA terus memberikan pembinaan kepada calon pengantin sekaligus menghadirkan layanan yang ramah dan inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.
Keempat, paparnya, peningkatan kualitas pendidikan agama. Upaya ini dilakukan melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG), pemberdayaan pesantren, serta penguatan literasi keagamaan. Pesantren juga didorong untuk mandiri secara ekonomi serta mampu menangkal paham radikal.
Menutup keterangannya, Ahmad Kamal menekankan pentingnya transparansi melalui digitalisasi tata kelola layanan. Kemenag juga mengintegrasikan program pemberdayaan ekonomi umat dengan lembaga zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar rumah ibadah dapat berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial-ekonomi.
“Seluruh program ini bukan sekadar menjalankan instruksi pusat, melainkan langkah nyata kami untuk memastikan kehadiran negara memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga Kotabaru,” pungkasnya.(nw)
Reporter: RIzal
