Bimtek Karang Taruna Banjar 2026; Dorong Pemuda Desa Kuasai Media Informasi

Bimtek Karang Taruna se-Kabupaten Banjar tahun 2026. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar bimbingan teknis (bimtek) Karang Taruna se-Kabupaten Banjar Tahun 2026 di Hotel Roditha Banjarbaru, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Banjar dan diikuti ratusan peserta dari perwakilan kecamatan dan desa.

Kepala DPMD Kabupaten Banjar, M. Hafizh Anshari menyampaikan, bimtek ini bertujuan menguatkan peran Karang Taruna sebagai bagian dari lembaga kemasyarakatan desa (LKD), khususnya dalam menghadapi era keterbukaan informasi.

~ Advertisements ~

“Desa saat ini dituntut terbuka terhadap informasi. Karena itu, Karang Taruna harus mampu mengelola media informasi, termasuk membuat konten seperti video dan publikasi lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, kemampuan tersebut penting agar pemuda desa dapat ikut mempromosikan potensi desa, mulai dari UMKM hingga sektor wisata.

“Karang Taruna ini bagian dari tim di desa. Mereka bisa menjadi motor dalam memperkenalkan potensi desa ke masyarakat luas,” jelasnya.

Hafiz menegaskan, Karang Taruna memiliki posisi strategis karena anggotanya berasal dari kalangan pemuda di setiap desa.

“Setiap desa pasti memiliki Karang Taruna. Mereka adalah bagian dari LKD yang berperan dalam struktur sosial dan pembangunan desa,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta juga diberikan pelatihan praktis, seperti pembuatan konten video, pengelolaan informasi digital, hingga pemanfaatan media sosial secara produktif.

Hafizh berharap, setelah mengikuti bimtek, para anggota Karang Taruna dapat memahami peran dan fungsinya secara lebih baik, serta mampu mendukung program pembangunan desa.

“Paling tidak mereka paham dulu perannya, lalu bisa ikut mendukung rencana pembangunan desa sesuai kapasitasnya,” kata Hafiz.

Terkait dukungan anggaran, ia menyebut Karang Taruna dapat difasilitasi melalui anggaran desa sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing daerah.

“Penganggaran bisa melalui dana desa atau sumber lainnya, tentu disesuaikan dengan kondisi keuangan,” jelasnya.

Adapun jumlah peserta dalam kegiatan ini mencapai sekitar 160 orang yang merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten Banjar.

DPMD Kabupaten Banjar kedepannya berencana memperluas jangkauan pelatihan serupa agar semakin banyak pemuda desa yang memiliki kapasitas di bidang informasi dan pengembangan potensi desa.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog