NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU –Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, HM Fauzan Noor menghadiri kegiatan warga RT 04 RW 03 Kelurahan Mentaos berupa pawai obor keliling lingkungan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memupuk kebersamaan di tengah masyarakat sangat diapresiasi oleh Politisi Partai NasDem tersebut.
“Kegiatan ini sangat positif, disamping melestarikan budaya dalam menyambut tahun baru islam juga menjadi ajang silaturahmi. Semoga dengan kegiatan nsemacam ini masyarakat semakin akrab dan Kamtibmas terjaga,” ujarnya, Senin (15/06/2026) malam.

Lurah Mentaos, Ciptadi Sunaryo, mengapresiasi inisiatif warga RT 04 dalam menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas. Menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi RT lainnya.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena mampu mengumpulkan warga dalam suasana kebersamaan. Di tengah kehidupan perkotaan yang cenderung membuat masyarakat hidup lebih individual, kegiatan seperti ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua RT 04 RW 03 Mentaos, Subandi, mengatakan pawai obor diikuti oleh warga setempat dengan rute mengelilingi kawasan RT. Selain pawai, masyarakat juga melaksanakan doa bersama dan makan bersama di halaman Pos Satkamling RT 04.
“Tujuan kegiatan ini untuk memohon keberkahan, ketenteraman, dan keselamatan bagi masyarakat serta lingkungan sekitar,” ujar Subandi.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut telah menjadi agenda tahunan warga dan pada 2026 merupakan penyelenggaraan yang kedua kalinya. Seluruh kebutuhan konsumsi dalam acara tersebut berasal dari swadaya masyarakat sebagai bentuk gotong royong agar kerukunan antarwarga tetap terjaga.
Untuk diketahui acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Komisi I H Fauzan, Lurah Mentaos Ciptadi Sunaryo, Bhabinkamtibmas, Babinsa Kelurahan Mentaos, Ketua Forum RT/RW, serta Ketua LPM Mentaos.
Ia berharap tradisi pawai obor dan doa bersama tersebut dapat terus dipertahankan. Selain menjadi bagian dari pelestarian budaya, kegiatan itu juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan antarwarga di Kelurahan Mentaos.(nw)
