NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Pemadaman listrik berkala tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Kelurahan Bangkal untuk menghentikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan menerapkan penyesuaian prosedur teknis dan kesiapsiagaan darurat, pihak kelurahan memastikan setiap kebutuhan administrasi warga tetap terlayani dengan baik tanpa ada yang harus pulang dengan tangan hampa.
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Bangkal, Yunus Ariyandie menegaskan bahwa prinsip utama dalam pelayanan publik di wilayahnya adalah kemudahan dan kepastian bagi masyarakat. Pemadaman listrik hanya menunda proses administrasi elektronik, namun tidak menghentikan layanan tatap muka secara manual.
“Prinsip utamanya adalah pelayanan tetap berjalan, meskipun proses administrasi elektronik ditunda sementara. Dengan demikian, masyarakat tetap terlayani dan tidak perlu kembali lagi hanya karena terjadi pemadaman listrik,” ungkapnya.
Saat listrik padam, pelayanan dialihkan ke sistem manual seperti penerimaan berkas, antrean tertulis, hingga penggunaan UPS atau genset untuk perangkat vital.
“Petugas juga disiagakan untuk mencatat registrasi secara manual serta memberikan pembaruan informasi melalui grup WhatsApp warga. Seluruh data yang masuk akan langsung diverifikasi secara sistematis begitu listrik kembali menyala,” terangnya.
Dengan perpaduan inovasi digital dan kesiapan prosedur darurat ini, menurutnya pemerintah kelurahan membuktikan komitmennya untuk memberikan kepastian dan kemudahan layanan publik yang cepat, tertib, dan transparan dalam kondisi apa pun.
“Langkah antisipasi yang diterapkan oleh kelurahan-kelurahan di Banjarbaru ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi unit pelayanan publik lainnya dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat di tengah kendala teknis,” pungkasnya.(nw)
Kontributor : IM
