NEWSWAY.CO.ID,BANJARBARU – Polda Kalimantan Selatan terus melakukan inovasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan ring 1 Bandara Syamsudin Noor.
Kapolda Kalsel mengerahkan sebanyak 95 personelbaik dari Sabhara Polda Kalsel, Sat Brimob dan Polres Banjarbaru untuk memadamkan kawasan jalan baru bandara Syamsudin Noor pada Jumat (18/09/2026).
“Hari ini (Jumat-red) kita memadamkan api di lahan kurang lebih dua hektare lebih . Kita mencoba menggunakan aplikasi yang sudah kita petakan malam sebelumnya dengan drone thermal. Kita petakan titik-titik apinya kemudian kita bagi tugas anggota di lapangan pagi ini.Masih dengan menggunakan metode suntik dan cairan Surfaktan kurang lebih satu jam setengah lokasi yang menjadi target kita sudah banyak yang padam ini hampir sembilan puluh persen padam,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan yang memimpin langsung pemadaman.
Untuk memaksimalkan pemadaman dengan menggunakan cairan tersebut, hingga saat ini, Polda Kalsel telah memproduksi sebanyak 10.200 liter cairan dan terus diproduksi massal untuk didistribusikan ke seluruh posko dan kendaraan pemadam.
“Memang kesulitan kami bahan bakunya ini masih banyak kita beli dari Jawa ini saat ini lagi mendatangkan lagi bahan baku untuk terus kita perbanyak kita bagikan ke semua lokasi-lokasi posko dan kendaraan-kendaraan pemadam kebakaran,” ungkapnya.
Kapolda Kalsel juga menegaskan bahwa pemadalan difokuskan kawasan ring satu bandara, yakni di Guntung Damar jalan baru bandara dan kawasan hutan lindung. Setelah berhasil dipadamkan, lokasi tersebut akan dijaga ketat melalui patroli bersama.
“Jadi kemarin dari hasil koordinasi kita fokuskan dulu di ring satu bandara ini di Guntung Damar kemudian di hutan lindung ini kita fokuskan semua di sini kemudian malam harinya kami bersama BPBD akan melaksanakan patroli bersama. Bahkan mulai tadi malam (Kamis malam-red) sampai selanjutnya untuk menjaga lahan yang sudah kita padamkan dan menjaga juga lahan yang belum terbakar jangan sampai ada orang yang membuka lahan dengan cara membakar,” pungkasnya.(nw)
