Banua QRIStival 2026 Digelar, Gubernur Kalsel Dorong Transaksi secara Digital

by
25 Mei 2026
Pemenang undian dalam Banua QRIStival 2026 . (foto: adpim)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARMASIN –  Pemerintah Kalimantan Selatan terus mendorong perluasan digitalisasi pembayaran dan meningkatkan penggunaan pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di kalangan masyarakat.

Hal itu ditunjukkan dengan kehadiran Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Subhan Noor Yaumil mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dalam puncak kegiatan Banua QRIStival 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Kalsel pada Sabtu pagi (23/05/2026) di halaman Kantor Gubernur di Jenderal Sudirman Kilometer 0 Banjarmasin.

Untuk menarik warga, kegiatan berlangsung diawali jalan santai  (fun run) kurang lebih 5 kilometer, lalu dilanjutkan pengundian hadiah yang diselingi berbagai pertunjukan hiburan itu, diikuti ribuan masyarakat Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

~ Advertisements ~

“Dengan memadukan edukasi transaksi digital dengan aktivitas olahraga, kompetisi, kuliner, dan hiburan sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kemudahan transaksi non tunai melalui QRIS,” ujar Subhan Noor.

Dikatakan, metode pembayaran dengan QRIS dianggap pentig karena memiliki beberapa keuntungan, antara lain praktis dan cepad, bersilat universal (satu kode untuk semua), dan meningkatkan keamanan.

Setelah mengibarkan bendera star tepat di titik kilometer  0 itu, peserta berjalan kaki mengitari rute yang ditentukan panitia yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan A’s Musaffa, Jalan Djok Mentaya, Jalan RE Martadinata, Jalan Lambung Mangkurat, lalu finis di titik awal.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Fadjar Majardi  mengatakan, hingga saat ini jumlah pengguna QRIS di Kalsel mencapai 832 ribu pengguna.

Sementara jumlah merchant yang telah menggunakan layanan tersebut tercatat sekitar 560 ribu merchant dengan total transaksi mencapai 24,7 juta transaksi.

“Pertumbuhan transaksi digital melalui QRIS terus meningkat. Kami akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS agar pemanfaatannya semakin luas di Kalimantan Selatan,” sebut Fadjar.

Banua QRIStival 2026 menurutnya tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga bertujuan memperkuat literasi keuangan digital masyarakat. 

Ia berharap, kegiatan ini dapat mendukung percepatan transformasi digital sistem pembayaran sekaligus memperluas ekosistem transaksi non tunai di Kalimantan Selatan.

Banua QRIStival 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Mei 2026 yang menghadirkan kegiatan, antara lain lomba band musik tradisional kontemporer Kalsel, lomba tari kreasi, permainan tradisional, serta fashion show sasirangan. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog