NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Di era digital yang begitu masif, berbagai upaya untuk mendekatkan masyarakat pada buku terus diupayakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar. Salah satunya melalui program inovatif bertajuk Sehari Bersama Buku (Hari Seibu), yang digelar di halaman kantor Dispersip, Senin (25/5/2026) pagi.
Program Hari Seibu dikemas untuk mengajak masyarakat, terutama anak-anak, agar bisa rehat sejenak dari layar gawai (handphone) maupun media sosial, dan kembali fokus pada budaya membaca buku.
Kepala Dispersip Banjar Kencana Wati menyampaikan gerakan ini merupakan bentuk partisipasi nyata dalam menyambut momentum Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei, yang juga bertepatan dengan Hari Perpustakaan Nasional dan Hari Pendidikan Nasional.

Agar masyarakat semakin tertarik dengan program ini, di tempat juga disediakan sejumlah fasilitas dan aktivitas, di antaranya layanan kesehatan gratis dan permainan serta kuis interaktif yang menyediakan beragam souvenir menarik bagi para peserta.
“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat dan menunjukkan bahwa perpustakaan bukan lagi tempat yang membosankan, di mana orang hanya datang, duduk, pinjam buku, lalu pulang. Kita ingin perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan dan penuh aktivitas menarik,” ujarnya.
Selain itu, Dispersip juga menggandeng beberapa mitra strategis, seperti Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), Gramedia Veteran Banjarmasin dan Universitas Borneo Lestari. “Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi magnet yang kuat untuk menarik minat masyarakat terhadap perpustakaan secara berkelanjutan,” harapnya.
Kendati terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, sasaran utama yang dibidik adalah anak-anak usia sekolah, mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMA. Langkah ini dinilai strategis karena mereka merupakan generasi tulang punggung yang perlu diselamatkan dari dampak negatif derasnya arus informasi teknologi.
Diharapkan, dengan gerakan ini budaya membaca dan pembelajaran sepanjang hayat dapat kembali hidup, serta mampu mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Banjar.(nw)
