NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar langsung menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait aktivitas pertambangan bawah tanah (underground mining) dan kondisi lingkungan di sekitar wilayah operasional PT Merge Mining Industry (MMI).
Dinas PRKPLH bersama Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan verifikasi lapangan, Selasa (2/6/2026).
“Ini merupakan sebagai bentuk respons atas informasi yang berkembang di masyarakat,” ujar Rahman Hadi Priyanto, Kabid Penataan, Penaatan dan Peningkatan Kapasitas LH (P3KLH).

Tim juga melakukan pertemuan dengan manajemen PT MMI untuk meminta klarifikasi atas informasi yang beredar sekaligus meninjau kondisi terkini di lokasi perusahaan di Desa Rantau Bakula.
“Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh informasi yang beredar dapat diverifikasi berdasar fakta lapangan dan data yang objektif,” katanya.
Selanjutnya, pada Rabu (3/6/2026) Dinas PRKPLH Banjar kembali mendampingi Balai Gakkum KLH dan DLH Provinsi Kalsel melakukan pemeriksaan lanjutan berupa pengambilan sampel air di sejumlah titik sungai yang berada di sekitar area pertambangan PT MMI yang diduga berdampak terhadap lingkungan di Desa Rantau Bakula.
“Pengambilan sampel dilakukan pada lima titik sungai terdekat dengan lokasi tambang,” ujar Rahman.
Dijelaskan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari proses pengawasan dan pengumpulan data teknis yang nantinya akan menjadi bahan kajian serta evaluasi oleh Balai Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
Lebih jauh Rahman menegaskan, Pemkab Banjar berkomitmen untuk terus mengawal proses ini secara transparan dan profesional. Setiap informasi yang berkembang akan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku serta berdasar hasil pemeriksaan lapangan dan kajian teknis dari instansi yang berwenang.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari proses verifikasi yang sedang berlangsung,” katanya.
Dikatakan, bahwa Pemkab Banjar memastikan bahwa perlindungan lingkungan hidup dan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses pengawasan kegiatan usaha di daerah.(nw)
Peringati Hari Lanjut Usia, Hj Fathul Jannah Muhidin Berbagi Bersama Lasia
NEWSWAY.CO.ID, KALSEL –Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Provinsi Kalsel Tahun 2026 digelar di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Landasan Ulin Banjarbaru, Sabtu (30/05/2026) pagi.
Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, hadir menyapa mereka 50 lansia dengan penuh keramahan dan kasih sayang layaknya kepada orangtua sendiri. Acara juga diisi dengan berbagai kegiatan yang menekankan aspek kesehatan, kebahagiaan, serta kepedulian sosial. Hal ini menunjukkan bahwa para lansia tidak hanya membutuhkan perhatian, tetapi juga kasih sayang, penghormatan, dan ruang untuk tetap aktif serta bahagia di masa senjanya.
Acara diawali dengan peninjauan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kalsel. Selain itu, para lansia juga menampilkan kreativitas melalui pembacaan pantun dan berbagai perlombaan yang berlangsung meriah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan lansia, dilakukan penyerahan bantuan sosial dan alat bantu aksesibilitas secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Ketua TPP Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin.
Bantuan tersebut meliputi 30 unit kursi roda, 19 unit walker, serta 17 unit tripod kaki tiga untuk membantu mobilitas para lanjut usia. Selain itu, diserahkan pula hadiah kepada para pemenang lomba serta bingkisan bagi para lansia yang menjadi peserta kegiatan.
Dengan tema “Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh” kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalsel, Tim Penggerak PKK Kalsel, Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Bank Kalsel, Hasnur Center, serta berbagai donatur lainnya.
Turut dihadir Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, sejumlah Kepala SKPD Lingkup Kalsel, Kepala Dinas Sosial se-Kalsel, seluruh mitra kerja yang turut, Kepala Panti se Kalsel jajaran pengurus DPW Dharma Wanita dan TPP PKK Kalsel serta tamu undangan lainnya.
Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah menyampaikan ucapan selamat kepada para lansia yang berada di panti maupun yang tinggal bersama keluarga di seluruh Kalsel. Istri orang nomor satu di Kalsel juga menyampaikan salam dan doa dari Gubernur Kalsel, H. Muhidin agar para lansia senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan.
“Semoga peringatan Hari Lanjut Usia ini menggugah kesadaran kita semua untuk terus menghormati, menghargai, dan memuliakan para lansia. Baik yang berada di panti maupun yang tinggal bersama keluarga, mereka harus mendapatkan pelayanan yang ramah dan santun,” tuturnya.
Hj. Fathul Jannah juga mengajak masyarakat untuk melakukan hal-hal sederhana yang dapat membuat lansia merasa dihargai, seperti menyapa dengan hormat, memberikan perhatian, serta menyediakan ruang bagi mereka untuk tetap aktif, sehat, mandiri, dan terlibat dalam kehidupan sosial.
“Mari kita ciptakan lingkungan yang ramah bagi lansia. Bergaullah dengan mereka tanpa prasangka dan tanpa kesan negatif. Sekecil apa pun perhatian yang kita berikan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi mereka,” katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kalsel, M. Farhanie, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Gubernur Kalsel atas dukungan dan bantuan yang diberikan sehingga peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 tingkat Provinsi Kalsel dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel, Ketua TP PKK Kalsel, serta seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi sehingga kegiatan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional tahun ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Farhanie.
Ia mengajak masyarakat untuk memandang lansia bukan hanya sebagai penerima bantuan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam pembangunan. Menurutnya, pengalaman hidup para lansia merupakan sumber pembelajaran yang berharga, sementara ketulusan doa-doa mereka menjadi kekuatan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
“Kita harus memberi ruang kepada para lansia untuk tetap aktif, sehat, mandiri, dan terlibat dalam kehidupan sosial. Lansia bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga memiliki peran penting dan kontribusi yang berarti bagi masyarakat,” ucapnya.
Selesai rangkaian kegiatan, Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menyempatkan diri mengunjungi wisma hunian lansia di PPRSLU Budi Sejahtera. Hj. Fathul Jannah Muhidin, meninjau kondisi para penghuni sekaligus menyapa dan berbincang hangat dengan para lansia yang tidak dapat hadir di lokasi acara karena keterbatasan kondisi kesehatan dan mobilitas. (nw)
Hj. Fathul Jannah Muhidin saat mengunjungi wisma hunian lansia di PPRSLU Budi Sejahtera. (foto: adpim)
