BPBD Balangan Bekali Tenaga Puskesmas Tebing Tinggi Hadapi Bencana dan Keadaan Darurat

25 Juni 2026
Petugas BPBD Balangan memandu simulasi penggunaan APAR di UPT Puskesmas Tebing Tinggi. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan terus memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dalam menghadapi potensi bencana. Melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD menggelar Sosialisasi dan Simulasi Puskesmas Aman Bencana di Aula UPT Puskesmas Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti tenaga kesehatan, staf, dan pengelola Puskesmas Tebing Tinggi. Selain memperoleh materi mengenai pengurangan risiko bencana, peserta juga dibekali praktik langsung penanganan kondisi darurat melalui simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, mengatakan tim BPBD menyampaikan konsep dasar pengurangan risiko bencana di fasilitas kesehatan, termasuk alur evakuasi, jalur aman, titik kumpul, sistem peringatan dini, hingga prosedur operasional standar (SOP) kedaruratan.

~ Advertisements ~

“Peserta tampak antusias menyimak materi dan berdiskusi langsung dengan petugas BPBD untuk menyesuaikan prosedur dengan kondisi riil Puskesmas Tebing Tinggi,” ujarnya.

Usai sesi sosialisasi, peserta mengikuti simulasi lapangan penggunaan APAR. Secara bergiliran, tenaga kesehatan mempraktikkan teknik memadamkan api pada media drum di bawah pendampingan petugas BPBD.

“Dipandu petugas BPBD, tenaga Puskesmas secara bergiliran mempraktikkan teknik memadamkan api pada media drum. Simulasi ini bertujuan memastikan seluruh staf mampu merespons cepat dan tepat jika terjadi kebakaran, terutama saat melayani pasien,” jelasnya.

Menurut Jumaidil, kesiapan sumber daya manusia di fasilitas kesehatan menjadi faktor penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan saat terjadi bencana maupun keadaan darurat.

“Puskesmas harus jadi tempat yang aman bagi pasien dan petugas. Dengan sosialisasi dan simulasi rutin, diharapkan seluruh SDM kesehatan siap siaga, paham prosedur, dan mampu menyelamatkan diri serta orang lain saat kondisi darurat,” ujar Jumaidil.

Melalui kegiatan ini, BPBD Balangan menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Ke depan, program serupa diharapkan dapat menjangkau seluruh Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya di Kabupaten Balangan sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog