Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Ini Pesan Wali Kota Banjarbaru

14 Agustus 2026
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby beserta Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha H memotong pita sebagai tanda peresmian jembatan Merah Putih Presisi. (Foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby mengapresiasi langkah Polda Kalimantan Selatan yang membangun dan meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kelurahan Guntung Manggis pada Kamis (13/8/2026).

Beliau yang turut hadir bersama sejumlah pejabat lain dalam kegiatan peresmian tersebut berharap jembatan yang sudah dibangun dapat mempermudah akses warga dan meningkatkan konektivitas di wilayah Guntung Manggis.

“Ya tentunya kami berharap Pemerintah Kota Banjarbaru ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi juga terbangunnya jembatan merah putih presisi di Kota Banjarbaru. Kebetulan ada dua jembatan yang dibangun di daerah Guntung Manggis satunya di Guntung Paring,” ujar Wali Kota kepada sejumlah media.

Orang nomor satu di Banjarbaru itu menyebut, peresmian jembatan yang berlokasi di Kelurahan Guntung Manggis ini sudah selesai dan bisa langsung dimanfaatkan masyarakat.

“Hari ini jembatan di Kelurahan Guntung Manggis sudah selesai dan diresmikan, harapannya kami agar masyarakat dan kita semua bisa sama-sama merawat jembatan ini dengan baik ,” katanya.

Wali Kota juga berharap jembatan tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama agar dapat dipergunakan dalam jangka panjang untuk kepentingan warga, khususnya anak-anak dan generasi mendatang.

“Agar dapat dipergunakan untuk ke depannya lagi buat anak,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua RW 03 Kelurahan Guntung Manggis, Jarni, mengatakan pembangunan ini menjadi angin segar bagi mobilitas warga yang tersebar di wilayahnya.

“Alhamdulillah, kami warga di lingkungan RW 03 khususnya, dan Kelurahan Guntung Manggis umumnya, menerima bantuan Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan ini sangat membantu aktivitas warga sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil kebun hingga akses anak-anak berangkat sekolah,” ujar Jarni.

Jarni mengungkapkan, sebelum dibangun, kondisi jembatan lama sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan keselamatan para pengguna jalan. Kini, berdiri dua unit jembatan kokoh berukuran masing-masing 4×8 meter yang terletak di wilayah RT 19 dan RT 36.

“Jembatan di wilayah RW 03 sendiri menaungi delapan RT, yakni RT 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, dan 46. Kehadiran fasilitas umum ini dirasakan langsung dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat setempat,” ucapnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog