Wabup Pulang Pisau Optimistis Tekan Stunting hingga Nol Persen, Buka Ekspose Kajian Efektivitas Kebijakan

25 Juni 2026
Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta, saat membuka kegiatan sekaligus membuka kegiatan, ( Foto : Winda/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta membuka kegiatan Ekspose Awal Kajian Efektivitas Kebijakan Konvergensi Stunting dalam Menurunkan Prevalensi Stunting di Kabupaten Pulang Pisau yang digelar di Aula Bapperida, Kamis (25/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Jayadikarta menyampaikan bahwa upaya penanganan stunting di Kabupaten Pulang Pisau menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang dipaparkan, prevalensi stunting pada 2024 tercatat sebesar 27,9 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), sementara pada 2025 turun menjadi 16,08 persen berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat program konvergensi stunting hingga mencapai target yang lebih baik.

~ Advertisements ~

“Saya optimistis Kabupaten Pulang Pisau bisa mencapai zero stunting. Dengan dukungan seluruh pihak, mulai dari camat, kepala OPD, hingga pemerintah desa yang terlibat dalam penanganan stunting, mudah-mudahan angka stunting terus menurun sesuai yang kita harapkan,” kata Jayadikarta.

Ia menegaskan, keberhasilan menekan angka stunting tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan itu, Jayadikarta juga menyoroti kondisi sejumlah desa yang telah berhasil mencapai nol kasus stunting. Namun demikian, masih terdapat beberapa desa yang menghadapi tantangan, terutama di wilayah transmigrasi dan kawasan pesisir.

“Sudah ada beberapa desa yang zero stunting. Namun ada juga desa yang sebenarnya hampir mencapai nol kasus, tetapi masih terdapat satu atau dua anak dengan kondisi tertentu, termasuk anak berkebutuhan khusus, sehingga datanya masih tercatat,” ujarnya.

Ia menambahkan, faktor geografis dan kondisi sosial masyarakat di sejumlah wilayah menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan penurunan stunting. Karena itu, kajian efektivitas kebijakan yang dilakukan diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang tepat untuk memperkuat intervensi di lapangan.

Kegiatan ekspose tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pulang Pisau, kepala perangkat daerah terkait, para camat, serta pihak-pihak yang terlibat dalam program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pulang Pisau. Pemerintah daerah berharap hasil kajian dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih efektif dalam mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting.(nw)

Reporter : Winda

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog