NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Kabut asap yang menyelimuti Kalimantan Selatan berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebanyak 7 jadwal penerbangan mengalami gangguan keberangkatan.
Hal itu disampaikan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Persero Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, melalui media statement.
“Pada Rabu (19/08) terdapat 12 penerbangan terdampak kabut asap di Bandara Internasional Syamsudin Noor,” ujarnya.
Tujuh penerbangan diantaranya yang terdampak adalah penerbangan pagi dengan rute ke berbagai kota besar yaitu IU 639 dengan jadwal keberangkatan 06.00 WITA, BDJ – CGK IW 1394: Jadwal Keberangkatan 06.10 WITA, BDJ – BPN QG 483: Jadwal Keberangkatan 06.10 WITA, BDJ – CGK JT 543: Jadwal Keberangkatan 06.50 WITA, BDJ – SRG IW 1481: Jadwal Keberangkatan 07.00 WITA, BDJ – AAP GA 533: Jadwal Keberangkatan 07.00 WITA, BDJ – CGK JT 315: Jadwal Keberangkatan 07.00 WITA, BDJ – SUB.
Stephanus memastikan, setelah kabut asap berkurang sekitar pukul 08.00 wita seluruh penerbangan yang terdampak tersebut telah berhasil lepas landas menuju tujuan masing-masing.
Visibility Sempat di Angka 350 MeterMenurunnya jarak pandang menjadi penyebab utama gangguan penerbangan pagi itu. Berdasarkan data, visibility terendah terjadi pada pukul 06.30 WITA. 05.30 LT: 1000 meter 06.00 LT: 500 meter 06.30 LT: 350 meter 07.00 LT: 400 meter 07.30 LT: 500 meter 08.00 LT: 500 meter 08.30 LT: 900 meter.
Jarak pandang berangsur membaik setelah pukul 08.30 WITA. Imbauan Penumpang Tiba 3 Jam Sebelum KeberangkatanMengantisipasi kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah, pihak bandara mengimbau para pengguna jasa untuk datang lebih awal.
“Kami menyarankan para pengguna jasa agar tiba 3 jam sebelum waktu keberangkatan sudah tiba di bandara, 2 jam sebelum waktu keberangkatan telah melakukan proses check-in, dan 1 jam sebelum penerbangan sudah berada di ruang tunggu keberangkatan,” imbau Stephanus.
Selain itu, penumpang juga diimbau untuk tetap menjaga kesehatan selama berada di bandara.
“Kami juga menghimbau para pengguna jasa tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan rutin mencuci tangan. Kami akan terus memantau kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG serta maskapai untuk memastikan keselamatan dan kelancaran penerbangan kedepannya,”pungkasnya.(nw)
