Kabut Asap Kepung Bandara, 12 Penerbangan Terdampak Kabut Asap, Visibility Sempat Turun ke 350 Meter 

20 Agustus 2026
Kabut asap tampak menyelimuti apron Bandara Syamsudin Noor. (Foto : ist/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Kabut asap yang menyelimuti Kalimantan Selatan berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebanyak 7 jadwal penerbangan mengalami gangguan keberangkatan. 

Hal itu disampaikan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Persero Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, melalui media statement. 

“Pada Rabu (19/08) terdapat 12 penerbangan terdampak kabut asap di Bandara Internasional Syamsudin Noor,” ujarnya. 

Tujuh penerbangan diantaranya yang terdampak adalah penerbangan pagi dengan rute ke berbagai kota besar yaitu  IU 639 dengan  jadwal keberangkatan 06.00 WITA, BDJ – CGK  IW 1394: Jadwal Keberangkatan 06.10 WITA, BDJ – BPN  QG 483: Jadwal Keberangkatan 06.10 WITA, BDJ – CGK  JT 543: Jadwal Keberangkatan 06.50 WITA, BDJ – SRG  IW 1481: Jadwal Keberangkatan 07.00 WITA, BDJ – AAP  GA 533: Jadwal Keberangkatan 07.00 WITA, BDJ – CGK  JT 315: Jadwal Keberangkatan 07.00 WITA, BDJ – SUB. 

Stephanus memastikan, setelah kabut asap berkurang sekitar pukul 08.00 wita seluruh penerbangan yang terdampak tersebut telah berhasil lepas landas menuju tujuan masing-masing. 

Visibility Sempat di Angka 350 MeterMenurunnya jarak pandang menjadi penyebab utama gangguan penerbangan pagi itu. Berdasarkan data, visibility terendah terjadi pada pukul 06.30 WITA.  05.30 LT: 1000 meter  06.00 LT: 500 meter  06.30 LT: 350 meter  07.00 LT: 400 meter  07.30 LT: 500 meter  08.00 LT: 500 meter  08.30 LT: 900 meter.

 Jarak pandang berangsur membaik setelah pukul 08.30 WITA.  Imbauan Penumpang Tiba 3 Jam Sebelum KeberangkatanMengantisipasi kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah, pihak bandara mengimbau para pengguna jasa untuk datang lebih awal.

 “Kami menyarankan para pengguna jasa agar tiba 3 jam sebelum waktu keberangkatan sudah tiba di bandara, 2 jam sebelum waktu keberangkatan telah melakukan proses check-in, dan 1 jam sebelum penerbangan sudah berada di ruang tunggu keberangkatan,” imbau Stephanus. 

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk tetap menjaga kesehatan selama berada di bandara.

“Kami juga menghimbau para pengguna jasa tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan rutin mencuci tangan. Kami akan terus memantau kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG serta maskapai untuk memastikan keselamatan dan kelancaran penerbangan kedepannya,”pungkasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog