Kenalkan Literasi Lewat Dongeng, Dispersip Kotabaru Ajak Anak TK Al Azhar dan Al Hidayah Belajar Sambil Bermain

10 September 2026
Para siswa tampak sedangmendengarkan dongeng dariperugas Dispersip Kotabaru. (Foto : Diskominfo/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Mengenalkan dunia literasi kepada anak-anak dapat dilakukan melalui pendekatan yang menyenangkan. Langkah ini diperlihatkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru saat menerima kunjungan puluhan murid dari TK Al Azhar dan TK Al Hidayah, Rabu (9/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak menyimak kisah kura-kura dan monyet. Cerita disampaikan dengan suasana interaktif sehingga para peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak berimajinasi dan berinteraksi selama kegiatan berlangsung.

Kisah kura-kura dan monyet menjadi media untuk memperkenalkan sejumlah nilai positif kepada anak. Di antaranya tentang persahabatan, kejujuran, kesabaran serta pentingnya menghargai dan tidak meremehkan orang lain.

Suasana kegiatan tampak ceria dengan antusiasme anak-anak yang mengikuti cerita. Mereka menyimak alur kisah sekaligus mendapatkan pengalaman baru dalam mengenal perpustakaan sebagai tempat yang nyaman untuk belajar dan memperoleh pengetahuan.

Kegiatan bercerita juga menjadi sarana untuk melatih daya imajinasi anak sejak usia dini. Melalui cerita yang dekat dengan dunia anak, pesan-pesan sederhana dapat disampaikan dengan cara yang lebih mudah diterima dan menyenangkan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru terus mendorong kegiatan literasi yang menyasar anak usia dini. Pengenalan perpustakaan sejak awal diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan terhadap buku sekaligus membangun kebiasaan membaca pada generasi muda.

Bagi anak-anak TK Al Azhar dan TK Al Hidayah, kegiatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri. Selain mendapatkan hiburan dari cerita kura-kura dan monyet, mereka juga mulai mengenal perpustakaan sebagai ruang untuk belajar, bermain, membaca dan mengembangkan kreativitas.

Melalui kegiatan literasi yang dikemas secara menarik dan interaktif, perpustakaan diharapkan semakin dekat dengan dunia anak. Kebiasaan membaca pun dapat ditanamkan secara perlahan melalui pengalaman positif sejak usia dini.(nw)

Reporter : Rizal

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog