Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 5 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Lanjutan Pencarian Masih Berlangsung

26 September 2026
Jajaran Polda Kalsel saat melakukan pres rilis keterkaitan penanganan jenazah KM Virgo 8. (Foto : Humas/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis lima jenazah korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang berhasil teridentifikasi pada Jumat (25/9/2026), hasil ini disampaikan dalam konferensi pers ke-7 terkait penanganan korban insiden tersebut, di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Karodokpol Pusdokkes Polri, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan pihak KM Virgo Transport 8 mengumumkan tambahan 5 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM. selaku Ketua Tim DVI menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 45 jenazah korban telah masuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Dari jumlah tersebut, 20 jenazah sebelumnya telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dipulangkan ke rumah duka.

“Hari ini kami merilis lima jenazah yang baru berhasil teridentifikasi, sementara 20 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti saat konferensi pers.

Berdasarkan pencocokan data ante mortem dan post mortem, lima jenazah yang teridentifikasi adalah:

1. Mahmud Sahudi (Laki-laki, 43 tahun) asal Jember, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi, ciri medis, dan properti.

2. Taruno Hidayat (Laki-laki, 47 tahun) asal Madiun, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.

3. Ibnu Darmawan (Laki-laki, 24 tahun) asal Kediri, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis sekunder dan properti.

4. Purkam (Laki-laki, 64 tahun) asal Tulungagung, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.

5. Dwi Priyambodo (Laki-laki, 36 tahun) asal Kebumen, Jawa Tengah. Teridentifikasi melalui pemeriksaan primer sidik jari, ciri medis, dan properti.

Pihak DVI Polda Kalsel mengimbau keluarga korban yang anggota keluarganya belum ditemukan untuk memberikan data ante mortem medis secara rinci. Data berupa ciri fisik khas (seperti tahi lalat, bekas operasi, tato) serta rekam medis gigi atau foto yang memperlihatkan gigi sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pencocokan.

Polda Kalimantan Selatan beserta seluruh instansi terkait memastikan kesiapsiagaan posko 24 jam untuk pengawalan jenazah, pendampingan trauma healing, hingga kelancaran pemulangan korban ke daerah asal.

Sementara itu, perwakilan Basarnas melaporkan bahwa total penumpang berdasarkan manifes tercatat sebanyak 243 orang. Hingga Jumat, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 161 orang, dengan rincian 108 selamat, 53 meninggal dunia, dan 82 orang masih dalam proses pencarian.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja mengonfirmasi pembayaran santunan bagi para korban selamat maupun meninggal dunia terus diproses. Penyelarasan data manifes kapal dengan identitas asli korban terus dilakukan bersama perusahaan ekspedisi dan operator kapal guna memastikan hak seluruh korban dapat tersalurkan sesuai ketentuan.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog