NEWSWAY.CO.ID, JAWA TENGAH – Pemutaran Film dalam kegiatan Parade Film Kampung 2026 yang diinisiasi oleh Sangkanparan Multimedia Art kembali dilaksanakan di Desa Tambaksari.
Di titik ketiga ini, acara sebelumnya akan dilaksanakan di belakang Kantor Kecamatan Kedungreja, namun karena ada sesuatu hal sehingga pihak Kecamatan Kedungreja tidak dapat meneruskan.
Akhirnya selaku Direktur Sangkanparan Multimedia Art Tofik Suseno mencari solusi dengan Sanggar Tesarani yang dibantu oleh Sanggar Dewandaru, sehingga acara tetap dapat dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026, di Sanggar Senam Nusantara, Desa Tambaksari, Kecamatan Kedungreja.
Tofik Suseno selaku Direktur Sangkanparan Multimedia Art dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Desa Tambaksari yang ikut serta mensukseskan jalannya kegiatan ini.
“Kepada Bapak Sudarmanto selaku tokoh masyarakat serta Paguyuban Kumpul Madang Medang Bareng, Karang Taruna Tunas Mekar, Sanggar Dewandaru dan Sanggar Tesarani kami sangat berterimakasih. Tanpa dukungan tentu kegiatan ini tidak akan terselenggara,” ucapnya.
Sudarmanto tokoh masyarakat Desa Tambaksari, sangat antusias dengan kegiatan penyelenggaraan Parade Film Kampung 2026.
Menurutnya kegiatan ini sangat positif untuk edukasi masyarakat, khususnya pemuda Desa Tambaksari, rumah yang sehari-harinya sebagai titik kumpul masyarakat ternyata juga punya halaman yang digunakan untuk sanggar senam, disitulah gelaran Parade Film Kampung dilaksanakan.
“Karena ini positif tentu kami dukung,” ujarnya singkat.
Ketua Karang Taruna Tunas Mekar Desa Tambaksari, Akhmad Masrukhin menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menguatkan semangat pemuda desa dalam berproses kreatif.
“Selain untuk hiburan, ternyata film juga dapat mengedukasi masyarakat Desa,” imbuhnya.
Acara terasa hangat ketika masyarakat mulai berdatangan dan mendapatkan perhatian dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cilacap, Rusmanto yang kebetulan hadir dalam kegiatan ini.
Beliau sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Parade Film Kampung ini.
“Ternyata Desa Tambaksari ini juga punya banyak potensi yang bisa diangkat melalui film pendek, jika selama ini kita sering nonton dracin atau drakor, bisa jadi nanti kita membuat drapung (drama kampung) dengan mengangkat isu-isu yang ada di kampung. Saya sangat mendukung kegiatan ini, tetap semangat Sangkanparan,” tuturnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini dapat berjalan juga karena dukungan penuh dari Kubus Film, Ihya Media, Wanarata Edupark, Quila Studios, Wana Visual, dan Amor Production. Selain untuk memperkuat ekosistem perfilman di Kabupaten Cilacap, kegiatan ini diharapkan dapat memancing minat dan bakat masyarakat untuk mengangkat potensi desa, karena masih banyak cerita dari kampung yang belum kita ketahui.(nw)
Reporter : Suho
