Tiga Lomba FBB Kabupaten Banjar Digelar Tingkat Provinsi Kalsel

by
14 Oktober 2026
Kemeriahan Festival Budaya Banjar (FBB) Tahun 2026. (foto: rsb)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Festival Budaya Banjar (FBB) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), mulai berlangsung Selasa (13/10/2026).

Wabup Banjar Habib Idrus Al Habsyi membuka kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Martapura ini, dan akan berlangsung selama 3 hari yakni 13-15 Oktober. Acara ini masih bagian dari rangkaian memeriahkan Hari Jadi ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar.

Menariknya, ada beberapa lomba yang levelnya tidak hanya Kabupaten Banjar, namun se-Provinsi Kalimantan.

“Status tiga perlombaan menjadi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, yakni Festival Sinoman Hadrah, Festival Rudat dan Festival Musik Panting,” ujar Wabup Banjar Habib Idrus Al Habsyi.

Dijelaskan, peningkatan level ini dilakukan dengan harapan cakupan wilayah peserta menjadi lebih luas, sehingga pelestarian budaya ini beresonansi di seluruh penjuru Kalimantan Selatan. Sementara untuk Festival Maulid Habsyi, tetap dilaksanakan di tingkat Kabupaten Banjar mengingat tingginya antusiasme dan partisipasi peserta lokal.

“Hal yang juga istimewa pada penyelenggaraan kali ini adalah adanya kolaborasi dengan Pagelaran Seni dan Budaya dari Program Nasional Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Ini adalah bukti nyata bahwa regenerasi pelestari budaya sudah berjalan dari tingkat sekolah dasar dan menengah,” ungkap Wabup Habib Idrus.

Sementara Kepala Disbudporapar Banjar H Irwan Jaya menjelaskan, ada empat kategori utama tingkat provinsi dan kabupaten yakni Festival Sinoman Hadrah diikuti 6 grup, Festival Maulid Habsyi diikuti 23 grup, Festival Rudat diikuti 16 grup, serta Festival Musik Panting diikuti 6 grup.

Selain itu, acara kemeriahan juga diisi dengan pergelaran seni budaya dari program nasional GSMS, yang melibatkan 7 sekolah menengah pertama (SMP) dan 1 sekolah luar biasa (SLB).

“Melalui festival ini, kita harapkan dapat membangkitkan kesadaran bersama untuk terus melestarikan seni dan budaya lokal di tengah gempuran seni dan budaya asing yang kian massif,” ucap Irwan Jaya. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog