Akun TikTok Diduga Mengatasnamakan Wali Kota Banjarbaru Beredar, Warga Diminta Waspada

by
18 Februari 2026

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Masyarakat Kota Banjarbaru kembali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun media sosial palsu yang mengatasnamakan pejabat publik. Kali ini, sebuah akun TikTok diduga mencatut nama dan identitas Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby.

Informasi mengenai keberadaan akun tersebut pertama kali mencuat pada Rabu (18/2/2026) pagi. Seorang warga Banjarbaru bernama Harie mengaku menemukan akun tersebut di halaman berandanya dengan nama serta foto profil yang menyerupai sosok wali kota.

“Sekilas tampak seperti akun resmi, tapi setelah dicek tidak ada tanda verifikasi. Beberapa kontennya juga terlihat tidak sesuai,” ungkap Harie.

Merasa curiga, ia kemudian membagikan tautan akun tersebut ke grup WhatsApp warga. Dari hasil diskusi bersama, sebagian besar anggota grup meyakini akun tersebut bukan milik resmi Wali Kota Banjarbaru dan berpotensi digunakan untuk tujuan yang merugikan.

~ Advertisements ~

Warga pun khawatir akun tersebut dapat menjadi sarana penipuan, mengingat banyak kasus serupa di mana pelaku memanfaatkan identitas pejabat untuk membangun kepercayaan sebelum meminta data pribadi atau bahkan uang.

Harie mengajak masyarakat untuk segera mengambil langkah bersama dengan melaporkan akun tersebut ke pihak TikTok. Menurutnya, semakin banyak laporan yang masuk, semakin cepat akun tersebut ditinjau dan berpotensi ditindak.

“Kita jangan menunggu ada korban. Lebih baik langsung laporkan dan saling mengingatkan,” katanya.

Selain itu, warga juga diimbau untuk tidak menanggapi pesan dari akun yang tidak terverifikasi serta tidak membagikan informasi sensitif seperti nomor telepon, kode OTP, atau data pribadi lainnya.

Untuk melaporkan akun mencurigakan, pengguna dapat membuka profil akun, mengetuk ikon tiga titik atau menu bagikan, lalu memilih opsi “Laporkan” dan menentukan alasan seperti “berpura-pura menjadi orang lain” atau “penipuan”.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah pesatnya penggunaan media sosial. Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat berperan dalam menjaga keamanan ruang digital agar tetap aman dan nyaman bagi semua pihak. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog