Cek Kesehatan Gratis di Pasar Ramadan, Dinkes Pulang Pisau Jemput Bola Warga Deteksi Penyakit Sejak Dini

Masyarakat antisias datang memeriksakan diri dalam. Pemeriksaan kesehatan gratis yang di gelar dinkes pulpis. ( Foto: Winda/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, Pulang Pisau – Di tengah ramainya aktivitas Pasar Ramadan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau turun langsung memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini digelar di halaman Masjid Agung Pulang Pisau, Rabu (18/2/2026).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau dr Pande Putu Gina mengatakan, layanan ini dibuka sejak sore hingga usai Salat Tarawih agar menjangkau lebih banyak warga.

“Kami buka sampai selesai Pasar Ramadan, bahkan sampai setelah Tarawih. Tujuannya supaya masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk cek kesehatan,” katanya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, nadi, gula darah, hingga kolesterol. Layanan ini melibatkan gabungan tenaga kesehatan dari lebih enam puskesmas di wilayah Pulang Pisau.

Program ini bukan sekadar seremonial Ramadan, tetapi bagian dari upaya serius pemerintah daerah mendorong seluruh warga minimal sekali dalam setahun melakukan skrining kesehatan.

“Tahun ini targetnya seluruh penduduk harus pernah cek kesehatan gratis. Kalau ditemukan kelainan, langsung kami arahkan ke puskesmas untuk tindak lanjut,” jelasnya.

Bagi warga yang terdeteksi memiliki tekanan darah tinggi atau indikasi penyakit kronis, akan diberikan edukasi lanjutan hingga rujukan pengobatan jangka panjang.

“Kalau tensinya tinggi, itu perlu pengobatan rutin. Ada yang langsung diberi obat, ada juga yang diarahkan ke puskesmas atau rumah sakit. Semua tercatat di sistem, jadi bisa dipantau,” tambahnya.

Langkah jemput bola ini dinilai penting, mengingat masih banyak masyarakat yang enggan memeriksakan kesehatan sebelum benar-benar sakit. Pande, berharap layanan gratis di ruang publik seperti Pasar Ramadan mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.( nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)