NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Universitas Sapta Mandiri (Univsm) terus mendorong penguatan jejaring kemitraan dengan dunia industri. Langkah ini diwujudkan melalui audiensi bersama IHC Rumah Sakit Pertamina Tanjung pada Rabu (15/4/2026).
Pertemuan dipimpin oleh Wakil Rektor III Univsm, Desak Putu Butsi Triyanti, bersama jajaran, dan disambut langsung oleh Direktur RS Pertamina Tanjung, Sari Herda Putri, beserta tim manajemen.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan dunia kerja, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. Salah satu bentuk konkret kerja sama yang direncanakan adalah penerimaan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL), terutama dari program studi berbasis teknologi.
Wakil Rektor III Univsm, Desak Putu Butsi Triyanti, menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari strategi Univsm dalam menerapkan konsep link and match antara pendidikan tinggi dan dunia industri.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan praktik di lapangan, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik saat memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional, sehingga mampu mengasah keterampilan sekaligus memahami dinamika industri secara nyata.
Pihak rumah sakit menyambut positif rencana kolaborasi ini dan menilai sinergi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja.
Direktur RS Pertamina Tanjung, Sari Herda Putri, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung program tersebut.
“Kerja sama ini menjadi peluang yang baik untuk menciptakan SDM yang kompeten, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja yang profesional,” katanya.
Ke depan, Univsm berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama serupa dengan berbagai sektor sebagai upaya menghadirkan pendidikan yang adaptif, relevan, dan berdaya saing. (nw)
Reporter: Nasrullah
