Pasar Ramadan Resmi Dibuka di Pulang Pisau, Jadi Harapan Baru UMKM dan Ruang Silaturahmi Warga

Bupati dan wakil bupati Pulang Pisau tinaju langsung pasar Ramadan usai secara resmi dibuka. ( Foto : Winda/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau resmi membuka Pasar Ramadan 1447 Hijriah yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Pulang Pisau, Rabu (18/2/2026).

Pembukaan dilakukan Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, mewakili Bupati Ahmad Rifa’i. Dalam sambutannya, Jayadikarta menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, saya mengucapkan Marhaban Yaa Ramadhan dan selamat menjalankan ibadah puasa bagi saudara-saudara kita yang beragama Islam. Semoga ibadah kita tahun ini diberi kelancaran, keberkahan, dan keridhoan oleh Allah SWT,” ucap Jayadikarta.

Jayadikarta mengatakan, Pasar Ramadan digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan menu berbuka puasa, sekaligus membuka ruang usaha bagi para pedagang dan pelaku UMKM.

“Pasar ini bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi warga. Di sisi lain, ini adalah kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadan,” kata Jayadikarta.

Pada Ramadan tahun ini, pemerintah daerah menyiapkan 10 tenda yang diisi oleh 31 pedagang. Sejumlah layanan sosial turut dihadirkan, mulai dari Gerakan Pangan Murah dengan 250 paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis (tensi, kolesterol, gula darah, dan asam urat), penjualan beras SPHP dan premium, hingga layanan isi ulang LPG 3 kilogram sesuai harga eceran tertinggi.

Ia juga mengapresiasi seluruh panitia serta pihak terkait yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Semoga Pasar Ramadan ini membawa manfaat bagi pedagang dan masyarakat, serta mampu mendorong perputaran ekonomi di Pulang Pisau,” sebutnya.

Lebih lanjut, Jayadikarta mengimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan lapak, kualitas produk, serta menetapkan harga secara wajar. Kepada masyarakat, ia mengajak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Mari kita ciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan. Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung Pasar Ramadan, dan ke depan kita harapkan jumlah pedagang serta fasilitasnya bisa semakin ditingkatkan,” tutupnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)