Banua Meter Mencatat Masyarakat Sepakat Pembangunan Banjarbaru Maju Era Aditya-Wartono

by
1 Desember 2023
Momen Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Arifin saat mendatangi rumah salah satu warga Kota Banjarbaru. (Foto: Kominfo Banjarbaru)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Dilantik sejak Februari 2021 lalu, Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin dengan penuh keyakinan menyampaikan akan membawa Kota Banjarbaru maju, agamis dan sejahtera atau yang dikenal dengan slogan JUARA.

Lembaga survei Banua Meter telah menyerap aspirasi publik guna menilai pembangunan Kota Banjarbaru melalui tiap-tiap sektornya, hasil survei tersebut merujuk pada apresiasi hasil kinerja Wali Kota Aditya bersama Wakilnya Wartono.

Berdasarkan hasil survei, Banua Meter mencatat akumulasi respon publik sangat positif mencapai 92 persen pada kemajuan pembangunan Banjarbaru di era kepemimpinan Aditya-Wartono.

Sedangkan sisanya, 3 persen menyatakan tidak tau, 1 persen tidak menjawab dan 4 persen menyatakan tidak sependapat.

Mari menilik lebih detail, untuk sektor ekonomi, sebanyak 84,5 persen respon publik menyatakan puas dengan peningkatan ekonomi rakyat di Banjarbaru.

Kemudian untuk sektor infrastruktur, respon publik mencapai 87,5 persen dengan menyatakan kepuasan untuk pembangunan sarana jalan dan jembatan.

Beralih ke sektor UMKM yang sejak awal terus didorong istri Wali Kota Aditya, Vivi Zubedi dan bahkan menembus panggung internasional, berhasil meraup kepuasan publik mencapai 74,6 persen.

Dari sisi bantuan modal usaha yang disalurkan Pemko Banjarbaru, khususnya untuk pelaku usaha mikro kecil mendapat kepuasan publik mencapai 71,0 persen.

Dilanjutkan dengan penyediaan pasar tradisional guna menjangkau kebutuhan masyarakat di tiap wilayah mendapat 84,3 persen kepuasan publik.

Terkhusus untuk sektor pelayanan publik dan perizinan umum, kepuasan publik mencapai 85,9 persen. Kemudian untuk sektor pertanian dan perkebunan, publik yang menyatakan puas sebanyak 67,0 persen.

Di sektor pariwisata, sebanyak 83,6 persen respon publik menyatakan puas atas pengembangan wisata di Banjarbaru, penyediaan tenaga kerja juga mendapat kepuasan mencapai 70,5 persen.

Untuk sektor kesehatan, apalagi baru-baru ini meraih penghargaan Swasti Saba dimana Banjarbaru dinobatkan sebagai Kota Sehat Tahun 2023, publik merespon dengan kepuasan mencapai 85,9 persen.

Terakhir, kepuasan publik untuk sektor pendidikan bahkan mencapai 88,6 persen, tertinggi dan semakin memperkokoh sebutan Banjarbaru sebagai Kota Pendidikan.

Pada 2023 ini menjadi bukti kongkrit nyata kinerja Wali Kota Aditya membangun Banjarbaru menuju perubahan yang signifikan, dengan kebijakan dan program unggulannya, Aditya telah membawa ibukota Kalimantan Selatan ke taraf kualitas JUARA.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)