Didampingi Bupati Banjar, Kapolda Kalsel Resmikan Jembatan Merah Putih dan Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

5 November 2026
Didampingi sejumlah pejabat, Kapolda KalselIrjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan meresmikan Jembatan Merah Putih di Kabupaten Banjar. (Foto : Humas/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali merealisasikan program pembangunan infrastruktur guna mendukung konektivitas warga berupa jemnatan Merah Putih.

Jembatan Merah Putih tersebut berada di Desa Sungai Tuan Ilir RT 1 Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar merupakan hasil kolaborasi serta bantuan dari Bupati Banjar, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banjar pada hari, Rabu (4/11/2026) telah diresmikan oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr RosyantoYudha Hermawan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada sejumlah media menjelaskan pembangunan jembatan yang memakan waktu pengerjaan sekitar 4 hingga 5 bulan, merupakan bagian dari implementasi perintah Presiden RI yang diinstruksikan sejak awal Januari 2026.

“Selain jembatan ini, ada sebanyak 35 jembatan Merah Putih lainnya yang tersebar diseluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan juga telah diresmikan,” ujarnya.

Kapolda menambahkan bahwa Polda Kalsel turut serta melaksanakan program pembangunan dan renovasi jembatan serta jalur penyeberangan yang dibutuhkan oleh masyarakat maupun anak-anak sekolah.

“Ada berbagai spesifikasi jembatan dikerjakan, termasuk jembatan gantung dan bentang terpanjang yang mencapai hampir 30 meter di Tabanio,”jelasnya.

Selain peresmian jembatan, agenda hari ini juga diisi dengan program pendekatan kepolisian kepada masyarakat melalui sesi tanya jawab langsung atau serap aspirasi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Bupati Banjar, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Kapolres Banjar, para pembakal atau kepala desa, serta pemerintah daerah.

“Alhamdulillah dalam kesempatan ini berbagai aspirasi masyarakat berhasil dihimpun, mulai dari penanganan tugas-tugas kepolisian hingga keluhan terkait permasalahan banjir, seperti yang disampaikan oleh perwakilan Pambakal Kelampaian Hulu. Tentu kami bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, termasuk melakukan normalisasi sungai serta berkoordinasi dengan pihak gubernur dan jajaran pemda setempat guna mengerahkan seluruh sumber daya dan personel yang dimiliki,” pungkasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog