RSUD Pulang Pisau Targetkan CT Scan dan Hemodialisa Beroperasi 2027

5 November 2026
Plt. Direktur RSUD Pulang Pisau, dr. Andrie Yogie Putra, MARS, saat diwawancarai terkait pengembangan fasilitas dan peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Pulang Pisau. ( Foto : Winda/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulang Pisau, dr. Andrie Yogie Putra, MARS mengatakan pihaknya menargetkan layanan CT Scan dan hemodialisa atau cuci darah dapat mulai beroperasi pada awal tahun 2027.

“Kami berharap alat CT Scan sudah datang pada 16 November ini untuk dilakukan uji fungsi sehingga awal tahun sudah bisa segera beroperasional,” kata dr. Andrie Yogie Putra.

Selain CT Scan, RSUD Pulang Pisau juga tengah mempersiapkan layanan hemodialisa atau cuci darah yang saat ini masih dalam tahap penyiapan fasilitas. Persiapan tersebut meliputi penyediaan ruangan dan peralatan medis melalui kerja sama dengan pihak penyedia.

“Untuk hemodialisa atau cuci darah ini sedang proses penyiapan ruangan dan peralatannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan proses pengadaan peralatan hemodialisa dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama dengan pihak penyedia alat kesehatan. Pihaknya berharap seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan sesuai target agar layanan tersebut segera dimanfaatkan masyarakat.

“Kita kerja sama dengan vendor penyedia alatnya, mudah-mudahan di akhir tahun ini bisa selesai,” katanya.

dr. Andrie Yogie Putra memastikan dokter penanggung jawab untuk pelayanan hemodialisa telah tersedia di RSUD Pulang Pisau. Ketersediaan tenaga medis tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pengoperasian layanan baru di rumah sakit.

Sementara itu, untuk pelayanan CT Scan, pihak rumah sakit juga telah mempersiapkan tenaga dokter yang menangani layanan tersebut.

“Untuk CT Scan dokternya juga sudah ada, di awal tahun nanti sudah selesai menempuh pendidikan,” tuturnya.

Terkait masukan masyarakat dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) RSUD Pulang Pisau dr. Andrie Yogie Putra mengatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai saran. Termasuk usulan mengenai pemanfaatan obat tradisional yang berpotensi dikolaborasikan untuk menunjang pelayanan kesehatan.

“Tentunya kami menerima semua masukan, termasuk yang terkait obat tradisional akan kita kaji dan lihat mana yang bisa dikolaborasikan bersama,” ujarnya. (nw)

Reporter : Winda

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog