DPRD Banjar Evaluasi Progres Proyek RS Gambut, Soroti Perencanaan dan Pelaksanaan Melalui RDP

8 Februari 2026
Komisi IV DPRD Banjar bersama Dinkes Banjar lakukan RDP. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – DPRD Kabupaten Banjar melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D di Kecamatan Gambut melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Sabtu (7/02/2026). Evaluasi ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap proyek strategis daerah.

Ketua Komisi IV DPRD Banjar, Hj. Anna Rusiana menjelaskan, rapat difokuskan pada pemaparan progres pematangan lahan serta klarifikasi sejumlah aspek teknis dan administrasi pelaksanaan proyek yang bernilai Rp10 miliar tersebut.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, termasuk proses lelang dan penggunaan anggaran,” ujar Anna.

Dalam forum tersebut, DPRD juga menanyakan proses tender yang memenangkan PT Rizky Karya Nusantara sebagai pelaksana proyek. Menurut Anna, klarifikasi diperlukan agar seluruh mekanisme pengadaan berjalan transparan dan sesuai ketentuan.

~ Advertisements ~

Selain itu, DPRD menyoroti kondisi akses menuju lokasi pembangunan yang belum tersedia sejak awal pekerjaan. Hal ini berdampak pada pelaksanaan di lapangan dan memerlukan penyesuaian anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. H. Noripansyah menyampaikan, pembangunan jalan sementara dilakukan agar mobilisasi material dapat berjalan.

“Akses jalan memang belum tersedia. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, kami membuat jalan sementara dengan memanfaatkan sebagian anggaran pematangan lahan,” jelasnya.

Ia mengatakan, sekitar 20 persen dari total anggaran digunakan untuk kebutuhan akses sementara tersebut. Meski demikian, pekerjaan pematangan lahan tetap berjalan dan saat ini progres telah mencapai lebih dari 75 persen.

“Kontraktor juga telah diberikan tambahan waktu selama 50 hari melalui adendum agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan,” ungkap Noripansyah.

DPRD Banjar menegaskan bahwa proyek RS Gambut memiliki peran penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi enam kecamatan di sekitarnya. Oleh karena itu, evaluasi dilakukan untuk memastikan proyek dapat diselesaikan dengan baik dan berkelanjutan.

Kedepannya pembangunan fisik gedung RS direncanakan dianggarkan sekitar Rp45 miliar melalui proses lelang lanjutan. Sementara itu, pembangunan jalan akses permanen akan ditangani oleh Dinas PUPR Kabupaten Banjar dengan estimasi anggaran Rp3 miliar.

DPRD dan Dinas Kesehatan sepakat untuk terus berkoordinasi dan melakukan pengawasan agar pembangunan RS Gambut dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog