Emas di Pasar Bauntung Banjarbaru Naik Rp50 Ribu, Kini Harga Mencapai Rp2,5 Juta/ Gram

20 Januari 2026
Harga Emas terpantau ada kenaikan di Pasar Bauntung Banjarbaru. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Kenaikan harga emas yang terjadi di Pasar Bauntung Banjarbaru belum mampu mengubah pola transaksi para pelaku pasar. Meski harga logam mulia naik sekitar Rp50.000 per gram pada Selasa (20/1/2026), aktivitas jual beli terpantau berlangsung stabil tanpa gejolak berarti.

Di deretan toko emas Pasar Bauntung, suasana perdagangan berjalan seperti hari biasa. Pembeli datang silih berganti, namun tidak terlihat antrean panjang ataupun lonjakan transaksi besar.

Seorang pedagang emas yang tidak ingin disebutkan namanya menyebutkan, penyesuaian harga kali ini terjadi hampir di seluruh jenis produk emas yang beredar di pasar tersebut, mulai dari ANTAM, UBS hingga MEC.

“Kenaikannya kurang lebih Rp50 ribu. Semua jenis ikut naik,” ujarnya.

Meski harga mengalami peningkatan, ia menilai minat masyarakat tidak serta-merta surut. Namun, pola belanja cenderung lebih hati-hati dengan jumlah pembelian yang relatif kecil.

“Sekarang kebanyakan beli sedikit-sedikit. Kalau dulu ada yang ambil 20 sampai 30 gram, sekarang paling banyak sekitar 10 gram,” katanya.

Ia mengatakan, kondisi ini mencerminkan sikap pasar yang cenderung menunggu, di mana pembeli dan penjual sama-sama tidak terburu-buru mengambil keputusan besar.

Saat ini harga emas di Pasar Bauntung berada di kisaran Rp2.500.000 per gram. Sementara untuk transaksi jual kembali ke toko, harga dipangkas dengan selisih sekitar Rp80.000 per gram.

“Kalau dijual ke toko, hitungannya jadi Rp2.420.000 per gram,” jelasnya.

Di tengah fluktuasi harga, pedagang juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya terpaku pada harga, tetapi juga memperhatikan kualitas emas yang dibeli. Ia menyarankan pembeli memastikan keaslian perhiasan sebelum bertransaksi.

“Biasanya kita tes pakai batu dan cairan khusus. Tapi kalau mau benar-benar yakin, emasnya dipotong sedikit,” ungkapnya.

Pengujian permukaan saja belum tentu menjamin kemurnian emas, karena bagian dalam perhiasan bisa saja berbahan logam lain.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski harga emas bergerak naik, pasar tetap berada dalam situasi yang relatif seimbang dengan transaksi berjalan wajar tanpa euforia maupun kepanikan.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog