Fatma Idiana dan Said Akhmad Daftar ke KPU dengan Becak, Siap Bertarung di Pilkada Kotabaru 2024

30 Agustus 2024
Hj Fatma Idiana Naik becak menuju dari Kediaman menuju KPU Kotabaru untuk mendaftar Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Bersama Rombongan Relawan Pendukung FAZA (foto: sagustira/newsway.id)

NEWSWAY.ID, KOTABARU – Dengan penuh semangat dan keyakinan, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotabaru, Hj. Fatma Idiana dan Drs. H. Said Akhmad, MM, resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotabaru pada Selasa (27/8/2024).

Pendaftaran mereka menjadi sorotan karena keduanya memilih menggunakan becak sebagai sarana transportasi menuju Kantor KPU, diiringi oleh ratusan pendukung dari tim Fasa (Fatma Idiana Said Akhmad) dan Relawan 309.

Fatma Idiana menjelaskan alasan di balik penggunaan becak, yang dianggapnya sebagai simbol kedekatan dengan rakyat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami adalah bagian dari masyarakat, dan kami datang dari mereka. Kami maju untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan dan membawa Kotabaru ke arah yang lebih maju,” ujarnya.

Sebagai istri dari Bupati Kotabaru saat ini, Fatma merasa memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan sejumlah program yang belum selesai selama masa jabatan suaminya.

Ia menekankan bahwa keputusannya untuk maju sebagai calon Bupati adalah hasil dari dorongan pribadi, meskipun juga didukung oleh suaminya.

“Hampir delapan tahun saya mendampingi beliau, dan masih ada beberapa hal yang belum tuntas. Di situlah hati saya tergerak untuk melanjutkan dan menyelesaikan semuanya, agar masyarakat Kotabaru bisa merasakan kesejahteraan yang lebih baik,” kata Fatma.

Konferensi Pers Paslon Paslon Fatma Idiana – Said Akhmad (foto: sagustira/newsway.id)

Sementara itu, H. Said Akhmad mengungkapkan bahwa proses pendaftaran berjalan lancar, meskipun sempat mengalami kendala teknis terkait jaringan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) akibat pendaftaran serentak di 514 kabupaten/kota lainnya. Namun, secara administratif, mereka telah memenuhi semua persyaratan.

“Ini baru tahapan pendaftaran bakal calon. Kami akan menunggu penetapan pada 22 September mendatang. Setelah itu, kami akan mulai bergerak karena masa kampanye dimulai setelah penetapan tersebut,” jelas H. Said Akhmad.

Sebagai calon independen yang maju berdasarkan dukungan masyarakat, H. Said Akhmad menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi warga.

Ia percaya bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah harus berjalan dari bawah ke atas (bottom-up) untuk bersama-sama membangun Kotabaru.

“Kami berjuang dan berikhtiar, dan kami yakin bahwa Allah yang akan menentukan hasil akhirnya. Meskipun ada dukungan dari partai politik, kami memilih jalur independen karena kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada kami,” tambahnya.

Pasangan ini optimis dengan peluang mereka untuk memenangkan Pilkada Kotabaru 2024. Mereka percaya bahwa dengan usaha dan doa, kemenangan dapat diraih, dan mereka berkomitmen untuk bekerja keras demi kemajuan dan kesejahteraan Kotabaru.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)