Gelar Buka Puasa di Pondok Pesantren, Ketua DPW PKB Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan

by
27 Februari 2026
Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan, Dr H Cuncun Ahmad Syamsurijal S Ag, MAP saat memberikan bingkisan disela-sela kegiatan. (Foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalsel menggelar Khataman Al-Quran dan Buka Puasa Bersama di Pondok Pesantren Waratsatul Fuqoha, Kamis (26/02/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW PKB Kalsel Dr H Cuncun Ahmad Syamsurijal S Ag, MAP, sejumlah pengurus DPW PKB, pengurus DPC dan sejumlah kader PKB.

Dalam sambutannya H Cuncun menekankan pentingnya pendidikan baik formal maupun pesantren, selain itu para santri juga harus belajar teknologi untuk menunjang masa depan.

“Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang diharapkan menjadi fondasi negara. Salah satunya para santri lebih mengedepankan adab dalam bergaul, kalau adab baik pasti negara akan baik, namun juga tidak boleh ketinggalan soal ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Selain itu H Cuncun juga mengatakan para santri harus mempunyai optimisme yang kuat dalam ikut membangun negara.

“Dalam dunia politik maka sikap optimisme sangatlah penting, maka dari itu sikap optimisme harus ditanamkan sejak dini kepada para santri,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada selurih anggota DPRD baik di Kabupaten dan Kota serta Provinsi harus berjuang agar anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD.

“Biaya pendidikan tidak boleh dikurangi dari 20 persen, jadi setiap daerah kalau anggaran pendidikan kurang dari 20 persen tugas para anggota dewan dari PKB untuk memperjuangkan,” tegasnya.

Ketua DPC PKB Kota Banjarbaru, Ririk Sumari memyerahkan bantuan kipas angim secara simbolis kepada perwakilan pondok. (Foto : newsway.co.id)

Ketua DPC PKB Kota Banjarbaru. Ririk Sumari selaku tuan rumah sangat mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Ketua DPW PKB Kalsel.

“Memang benar bahwa pendidikan harus terus menjadi perhatian untuk mencerdaskan anak bangsa. Para generasi penerus bangsa bisa lahir dari mana saja termaalsuk dari pondok pesantren,” tegasnya.

Untuk diketahui dalam kesempatan itu, DPC PKB Kota Banjarbaru juga menyerahkan dua kipas angin dan 35 paket bingkisan kepada pihan Pondok Pesantren Waratsatul Fuqoha.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)