NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banjar terus mendorong transformasi pelayanan publik, hingga tahun 2026, salah satunya adalah pelayanan KTP elektronik.
Kepala Dinsa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banjar, Hayatun Nupus, S.STP., M.M mengatakan bahwa sesuai Data Konsolidasi Bersih Semester I 2026 dari Ditjen Dukcapil Kemendagri, capaian Kabupaten Banjar menunjukkan progres positif.
“Alhamdulillah layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar memiliki mprogres yang cukup baik, untuk perekaman KTP Elektronik: 98,99 persen, kepemilikan Akta Kelahiran Usia 0-18 Tahun: 97,97 persen, kepemilikan KIA: 69,70 persen dan aktivasi IKD: 3,41 persen,”bebernya kepada newsway.co.id.
“Secara umum masih berprogres menuju target 2026. Kami terus kejar lewat inovasi dan sinergi dengan desa, kecamatan, serta stakeholder lain,” tambanhnya.
Menurutnya pilihan untuk jemput bola masih menjadi tulang punggung bagi Disdukcapil untuk menyelesaikan administrasi kependudukan tersebut.
“Ada sebanyak 88 kali kami melakukan jemput bola ke masyarakat secara langsung melalui inovasi yang ada di Disdukcapil. Alhamdulillah sebanyak 4.365 dokumen kependudukan bisa diselesaikan,”jelasnya.
Hayatun Nupus juga mengatakan pelayanan dan penentuan lokasi jemput bola didasarkan pada wilayah dengan cakupan kepemilikan dokumen rendah. Prioritas diberikan kepada daerah sulit akses, blank spot, dan daerah terluar.
“Untuk memastikan kelompok rentan tetap terlayani, Disdukcapil Banjar menyiapkan skema khusus yaitu inovasi LAPAT MANIS. Tim mendatangi langsung rumah lansia, penyandang disabilitas, ODGJ, dan orang sakit. Sementara itu inovasi TAMBAK UDANG & MANIS LANGSATKU, untuk ibu hamil dan melahirkan di faskes, bayi langsung dapat dokumen,” ucapnya.
“Ada lagi inovasi GABIN MANIS, untuk warga binaan lapas atau rutan, serta SIGAP DOKKAR, layanan cepat penerbitan dokumen bagi korban kebakaran. Sementara itu bagi warga miskin dan di wilayah terpencil, layanan diberikan melalui JEMPOL PELANDUK atau DESAKU PELANDUK MANIS di tingkat desa,” tambahnya.
Layanan Digital: Hampir Semua Bisa Online via STAR BANJAR
Melalui aplikasi STAR BANJAR, hampir semua jenis layanan Adminduk kini bisa diajukan secara online. Namun beberapa layanan tertentu masih harus datang langsung seperti Perubahan Akta Pencatatan Sipil, Aktivasi IKD, dan Perekaman KTP Elektronik.
Bagi warga yang dirawat di rumah sakit atau tidak mampu datang, ada 2 opsi: ajukan secara online via STAR BANJAR, atau tim Disdukcapil akan mendatangi langsung ke rumah atau rumah sakit. Paradigma Baru “Layanan Mendatangi Warga”
“Dengan 21 inovasi dan arah pengembangan ke desa, Disdukcapil Banjar ingin mengubah paradigma pelayanan. Dari “warga datang ke kantor” menjadi “layanan yang mendatangi dan memberdayakan desa,” tegasnya.
Hayatun Nupus mengatakan tantangan ke depan adalah menggenjot aktivasi IKD dan kepemilikan KIA, serta memastikan seluruh aparat desa mampu mengoperasikan sistem dengan baik.
“Target kami jelas, semua warga Banjar punya dokumen. Karena dokumen adalah kunci untuk akses pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial,” pungkasnya.*(nw)
