Kapolres Pimpin Gotong Royong ASRI, Tegaskan Kebersihan Bukan Tugas Seremonial

Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji saat mengikuti gotong royong membersihkan sampah di Taman Sumbu kurung. ( Foto : Winda/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Aksi bersih-bersih kawasan Taman Sumbu Kurung hingga Pasar Patanak, Jumat, (27/2/ 2026), dipimpin langsung Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji.

Kegiatan bertajuk Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) itu juga dihadiri Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i, Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, serta unsur DPRD dan TNI.

Sejak pagi, aparat kepolisian bersama TNI, Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup terlihat memunguti sampah, membersihkan drainase, hingga merapikan fasilitas umum. Pasar Patanak yang selama ini kerap menjadi sorotan terkait persoalan kebersihan menjadi salah satu titik fokus kegiatan.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda simbolik.

~ Advertisements ~

“Hari ini kita melaksanakan Program ASRI, Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Ini bukan hanya kegiatan bersih-bersih, tetapi gerakan bersama untuk membangun kesadaran bahwa kebersihan dan keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” tegas Iqbal.

Ia menyebut program tersebut merupakan tindak lanjut dari atensi Presiden RI yang disampaikan dalam rapat koordinasi di Sentul beberapa waktu lalu.

“Program ini sebenarnya sudah beberapa kali kita laksanakan. Namun kali ini kita turun langsung bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat, supaya ada contoh nyata dan dampaknya bisa dirasakan langsung,” ujar Kapolres.

Iqbal juga mengingatkan bahwa menjaga kebersihan tidak bisa hanya dilakukan saat ada kegiatan bersama.

“Kalau hanya ramai saat ada kegiatan, lalu besok kembali seperti semula, berarti kita belum berhasil. Yang ingin kita bangun adalah budaya, bukan seremoni,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi lintas instansi harus dibarengi konsistensi di lapangan, terutama di titik-titik yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, kesadaran itu tumbuh. Bukan karena ada Kapolres atau Bupati di lokasi, tapi karena memang merasa memiliki daerah ini,” pungkasnya. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog