Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah Siap Diwujudkan Wali Kota Banjarbaru

by
3 Maret 2026
Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby didampingi Sekda, Sirajoni saat membersamai Dirjen Kemendagri saat pencanamgan progran ketahanan pangan berbasis sekolah di SMPN 2 Banjarbaru.(Foto : Doc newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, meresmikan program ketahanan pangan tingkat Sekolah Dasar di SDN 1 Mentaos pada Selasa pagi (03/03/2026).

Program ini merupakan langkah nyata Banjarbaru sebagai daerah percontohan nasional Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dalam membangun kemandirian pangan serta jiwa kewirausahaan siswa sejak usia dini.

Peresmian ditandai dengan aksi menanam bibit tanaman secara simbolis oleh Wali Kota bersama jajaran Dinas Pendidikan dan para siswa.

Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby mengatakan, program tersebut diinisiasi berdasarkan arahan Kementerian Dalam Negeri pada saat kunjungan ke Banjarbaru dan melaunching di SMPN 2 Banjarbaru beberapa waktu lalu.

“Peogram ini sangat bagus dan harus ditindaklanjuti melalui Perwali. Ketahanan berbasis sekolah harus jalan semoga Kota Banjarbaru bisa menjadi pilot project,” terang Wali Kota saat itu.

Orang nomor satu di Banjarbaru itu juga menegaskan bahwa program tersebut rencananya akan diimplementasikan di seluruh sekolah di Kota Banjarbaru guna menciptakan ekosistem pendidikan yang peduli lingkungan dan ketahanan pangan berbasis sekolah tercapai.

“Memsukseskan program ini sangat penting edukasi praktis bagi guru dan siswa mengenai tata cara pemeliharaan tanaman yang berkelanjutan. Kedepannya, pemerintah kota akan menerjunkan penyuluh pertanian ke sekolah-sekolah untuk memastikan program ini berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga sekolah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, selain meresmikan program ketahanan pangam berbasis sekolah, Wali Kota juga meninjau fasilitas pendidikan serta memantau distribusi program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Kegiatan monitoring untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar sekaligus menjamin asupan nutrisi siswa guna mendukung prestasi akademik mereka,” tuntasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)