NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Polsek Banjarbaru Utara terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan masyarakat melalui kegiatan KOPI BATARA (Komunikasi Bersama Anda Tingkatkan Rasa Aman) di Embung Sidodadi Selasa (20/10/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara kepolisian, pengurus lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga untuk membahas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono, menjelaskan bahwa KOPI BATARA merupakan salah satu upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan yang santai, terbuka, dan komunikatif.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan informasi, saran, masukan, maupun permasalahan yang dihadapi di lingkungan masing-masing tanpa harus selalu datang langsung ke kantor polisi.
“Tujuan kegiatan ini adalah polisi bersama masyarakat. Kami ingin menerima informasi, saran, dan masukan dari warga. Jadi, ketika ada permasalahan di lingkungan, masyarakat bisa menyampaikannya melalui kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, komunikasi dua arah menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Melalui pertemuan langsung, berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diketahui lebih awal sehingga bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan.
AKP Yuwono juga menyampaikan bahwa pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Polri untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Dalam kesempatan itu, AKP Yuwono juga turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran, termasuk dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Menurutnya, upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya mengandalkan kepolisian maupun instansi pemerintah.
Kapolsek juga mendorong agar informasi mengenai larangan membakar lahan beserta konsekuensi hukumnya disosialisasikan kepada masyarakat, termasuk melalui pemasangan informasi di pos keamanan lingkungan (poskamling).
“Pencegahan harus dilakukan bersama-sama. Kami berharap masyarakat ikut membantu mengingatkan warga lainnya agar tidak melakukan pembakaran lahan,” ucapnya.
Selain persoalan karhutla, pembahasan juga menyinggung kebutuhan air bersih yang meningkat di tengah kondisi kemarau.
AKP Yuwono menyebutkan, kepolisian sebelumnya telah melakukan pendistribusian air bersih untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bagi kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, pelaksanaannya tetap memerlukan dukungan dan kerja sama berbagai pihak agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
“Kami berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat terus terjaga sehingga berbagai persoalan sosial di lingkungan dapat ditangani secara bersama-sama, “ tambahnya.
AKP Yuwono juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap telepon atau pesan yang mengatasnamakan pihak tertentu dan meminta pembaruan data kependudukan, termasuk KTP.
Ia menegaskan, warga perlu memastikan kebenaran informasi sebelum memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.
“Masyarakat jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terlebih apabila disertai permintaan data sensitif atau instruksi yang mencurigakan. Kewaspadaan tersebut penting untuk mencegah penyalahgunaan identitas maupun berbagai bentuk penipuan yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan pengurus lingkungan yang juga Ketua RW 06, Immriti, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kapolsek Banjarbaru Utara beserta jajarannya yang bersedia hadir langsung untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.
Ia menilai kegiatan KOPI BATARA memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang terjadi di lingkungan secara langsung kepada pihak kepolisian.
Menurutnya, pertemuan yang dikemas secara santai dan tidak terlalu formal membuat komunikasi antara warga dan aparat lebih terbuka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolsek dan jajaran yang sudah berinisiatif menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan warga. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat bisa menyampaikan apa yang menjadi persoalan di lingkungan, begitu juga pihak kepolisian dapat menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui warga,” ujarnya.
Ia berharap komunikasi yang terjalin tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi terus berlanjut sehingga tercipta hubungan yang semakin erat antara masyarakat dan kepolisian.
“Melalui KOPI BATARA, Polsek Banjarbaru Utara berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat dengan masyarakat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini dan situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif,”ucapnya.(nw)
