NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kalsel Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H. pantau langsung pasukannya yang sedang melakukan pemadaman api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pondok Pesantren Darul Mukhlasin Al Mashruri Kalimantan jalan Kurnia Ujung, Laura, Rabu (28/10/2026) siang.
Dalam kesempatan itu, Boy Siregar juga menyempatkan berbincang dengan sejumlah santri dan memberikan motivasi terkait bagimana pengabdian terhadap negara sangat penting, salah satunya menjadi polisi.
“Jika adik-adik ingin mengabdi bagi nusa dan bangsa salah satu jalnnya menjadi seorang Polisi. Silahkan kedepan kalau mau jadi polisi bisa mendaftar, menjadi polisi adalah pekerjaan yang sangat bermanfaat bagi bangsa dan juga masyarakat,” ucapnya dihadapan puluhan santri bahasa arab.
Seusai berdialog, Perwira Polisi yang baru saja menyelesaikan program Doktoralnya itu mengajak para santri dan anggota termasuk Brimob Polda Bali yang sedang diperbantukan menanggulangi karhutla di Kalsel makan bersama dari masakan Randulap Polda Kalsel yang ada di Posko jalan Gubernur Syarkawi..
“Kami beberapahari ini juga kedatangan anggota Brimob Polda Bali sebanyak 100 orang yang ikut membantu Polda Kalsel dalam penaganan karhutla. Dari seratus itu dibagi diberbagai titik, salah satunya di lokasi ini,”ucapnya.
Sementara itu, Ustad Roy Eka Putra selaku pengurus Pondok Pesantren Darul Mukhlasin Al Mashruri Kalimantan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Polda Kalimantan Selatan dan seluruh relawan yang ada yang telah membantu memadamkan kebakaran di sekitar kawasan pondok pesantren.
“Terimakasih sekali atas upaya pemadaman ini, alhamdulillah api di bawag tanah bisa padam dan asap tidak lagi mengganggu para santri beraktivitas. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,”ujarnya.
Ustad Roy juga sempat menyampaikan bahwa diawal kebakaran sekitar satu bulan lalu santrinya diungsikan karena kabut asap yang cukup pekat.
“Santri sempat kami ungsikan,hanya ada lima orang yang bertahan untuk melakukan pemadaman saat itu, untung saja beberapa waktu lalu kami dibantu sumur boroleh Polres Banjarbaru hingga ketersediaan air cukup,”pungkasnya.(nw)
