NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Konsentrasi partikulat udara di Kabupaten Balangan turun drastis setelah sempat mengalami lonjakan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemantauan pada Selasa (1/9/2026) pagi menunjukkan kualitas udara di wilayah tersebut kembali berada pada kategori sedang.
Penurunan ini terlihat dari hasil pemantauan Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan. Sejak pukul 00.00 hingga 09.00 WITA, konsentrasi partikulat tertinggi di Balangan tercatat hanya 27,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada tengah malam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, H Rahmi, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan wilayah Balangan telah keluar dari kategori udara berbahaya.
“Berdasarkan pemantauan sejak pukul 00.00 hingga 09.00 WITA, konsentrasi partikulat berada pada kategori sedang. Konsentrasi tertinggi hanya menyentuh angka 27,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada tengah malam,” kata Rahmi melalui keterangan tertulis yang diterima awak media, Selasa (1/9) pagi.
Kondisi tersebut jauh membaik dibandingkan Sabtu (29/8/2026), ketika asap sisa pembakaran lahan di Kecamatan Batumandi dan Lampihong memicu konsentrasi partikulat hingga 612,7 µg/m³ atau masuk kategori berbahaya.
Meski kualitas udara berangsur pulih, BPBD Balangan tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, musim kemarau masih berlangsung sehingga potensi munculnya kembali asap akibat karhutla tetap perlu diantisipasi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan dan segera mengurangi paparan apabila sebaran kabut asap kembali muncul,” ujar Rahmi.(nw)
Reporter : M Nasrullah
