NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan fasilitas publik, termasuk pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara yang saat ini menjadi salah satu proyek strategis di wilayah tersebut. Pembangunan rumah sakit ini dipandang sejalan dengan prinsip dasar pemerintah kota dalam membuka ruang bagi investasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Tenaga Ahli Wali Kota Banjarbaru, Prof. Dr. Husaini, SKM.,M.Kes saat meninjau pembangunan RS Bhayangkara menyampaikan bahwa kota tetap terbuka terhadap pembangunan, khususnya pembangunan sarana publik, selama memenuhi aturan perundang-undangan, ketentuan teknis, serta tata ruang yang berlaku, termasuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Banjarbaru.
“Kota Banjarbaru terbuka untuk pembangunan, terutama pembangunan sarana publik. Namun semuanya harus sesuai regulasi serta tata ruang yang berlaku. Ini prinsip utama kami,” tegasnya, Selasa (18/11/2025).
Pengelolaan Lingkungan Tetap Menjadi Prioritas

Ia juga menegaskan, Pemerintah Kota menekankan setiap pembangunan berskala besar termasuk RS Bhayangkara wajib memenuhi standar pengelolaan kualitas lingkungan hidup. Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan pemantauan berkala akan menjadi mekanisme pengawasan untuk memastikan kualitas udara, air, dan kondisi ekologis tetap terjaga.
“Pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas lingkungan hidup. Kami memastikan seluruh proses mengacu pada peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Multiplayer Effect Ekonomi bagi Masyarakat
Pembangunan RS Bhayangkara diharapkan membawa multiplier effect ekonomi yang signifikan bagi Kota Banjarbaru. Selain meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, aktivitas operasional rumah sakit nantinya akan mendorong pertumbuhan sektor pendukung seperti kuliner, transportasi, perdagangan, hingga jasa.
“Setiap sarana publik yang beroperasi pasti menimbulkan dampak ekonomi positif. RS Bhayangkara akan menjadi pusat aktivitas baru yang menggerakkan roda ekonomi warga,” jelasnya.
Menuritnya, salah satu poin penting dari hadirnya RS Bhayangkara ialah terbukanya lapangan kerja baru. Pemerintah Kota memastikan bahwa tenaga kerja lokal, terutama warga asli Banjarbaru, akan menjadi prioritas pada proses rekrutmen baik saat konstruksi maupun ketika rumah sakit mulai beroperasi.
“Kami ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat Banjarbaru, termasuk dalam hal penyerapan tenaga kerja,” tambahnya.
Dengan mengusung prinsip keterbukaan, kepatuhan regulasi, komitmen lingkungan, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal, pembangunan RS Bhayangkara di Banjarbaru diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah, masyarakat, dan institusi penyelenggara layanan publik.(nw)
