Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pulpis Selesai, Ini Hasilnya

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pulang Pisau Royan Hanapi, bersama Salah satu LO paslon menerima hasil rikes calon bupati dan wakil bupati (Foto Winda/newsway.id)

NEWSWAY.ID, PULANG PISAU – Pemeriksaan Kesehatan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulang Pisau, telah selesai dilaksanakan di Rumah Sakit Doris Sylvanus pada Sabtu (31/8/2024) lalu.

Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Pulang Pisau mendampingi pemeriksaan kesehatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dengan tugasnya masing-masing.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pulang Pisau Royan Hanapi menyampaikan, hasil pemeriksaan kesehatan sudah diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pulang Pisau Rabu (4/9/2024).

“Hasil pemeriksaan kesehatan diambil tanggal 4 September 2024. Rumah sakit mengeluarkan surat intinya memenuhi syarat, baik pasangan calon Ahmad Rifa’i – Ahmad Jayadikarta dan Pudjirustaty Narang -Joni,” kata Hanapi, Kamis (5/9/2024).

Dijelaskan Hanapi, dari RSUD dr Doris Sylvanus, secara spesifik tidak ada menyampaikan apa saja yang diperiksa. Namun secara umum pemeriksaan kesehatannya meliputi kesehatan jasmani, rohani, dan bebas narkoba.

Selanjutnya sesuai dengan tahapan, kata Hanapi, tanggal 5 – 6 September menyampaikan hasil penelitian berkas kepada Paslon. Kemudian tanggal 6-8 September Paslon melakukan perbaikan apa yang kurang.

Anggota Bawaslu Pulang Pisau Rendy M. Christian seusai diwawancara (FOTO Winda/newsway.id)

Kemudian selama tanggal 6-14 September melakukan penelitian lagi terhadap perbaikan berkas yang dilakukan Paslon.

Setelah itu ada masa tanggapan masyarakat terhadap Paslon, itu kami lakukan melalui sosialisasi 15-18 September terhadap keabsahan persyaratan pasangan calon.

Anggota Bawaslu Pulang Pisau Rendy M Christian menyampaikan, Bawaslu melakukan pengawasan melekat bersama KPU Pulang Pisau, dalam proses pemeriksaan kesehatan (Rikes) di Rumah Sakit Doris Sylvanus, Palangka Raya.

“Hasil pengawasan pemeriksaan kesehatan dari tanggal 30 -31 Agustus 2024 sampai dengan Tanggal 1 September 2024, semua berjalan dengan prosedur dan berjalan dengan baik,” Kata Rendy.

Selanjutnya, kata Rendy, Bawaslu kembali melakukan pengawasan melekat pada Kamis, 5 September 2024, , Bawaslu melakukan pengawasan melekat kepada KPU dalam serah terima berita acara verifikasi administrasi calon Bupati dan Wakil Bupati, sampai nanti dilakukan perbaikan pada tanggal 8 September.

“Harapannya, semua berjalan dengan lancar, sesuai dengan prosedur supaya proses pencalonan, bahkan sampai nanti ditegakkan sesuai apa yang kita harapkan bisa berjalan dengan lancar,” ujar Rendy.

Untuk itu Bawaslu mengimbau kepada calon Bupati dan wakil bupati Pulang Pisau, agar mengikuti peraturan dan arahan KPU dalam proses pencalonan, supaya tidak ada yang dirugikan.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)