NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Dalam rangka meminimalisir konflik di lingkup pemerintahan, Pemko Banjarbaru menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Konflik dalam Pelayanan Publik yang dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby pada Rabu (20/05/2026), bertempat di Aula Linggangan Intan, Kantor Sekretariat DPRD Kota Banjarbaru.
Secara tegas Wali Kota menekankan pentingnya pelayanan publik sebagai representasi wajah pemerintah di mata masyarakat,bahkan orang nomor satu di Banjarbaru itu menggarisbawahi bahwa dinamika pelayanan publik kerap menghadirkan beragam ekspektasi dari masyarakat tidak jarang memunculkan kesalahpahaman atau bahkan konflik.
Namun, ia juga menegaskan bahwa keberadaan konflik bukanlah sesuatu yang harus dihindari semata, tetapi harus diselesaikan dengan cara yang baik.

“Kualitas instansi pemerintah bukan diukur dari ada atau tidaknya konflik dan keluhan, melainkan dari kemampuan merespons serta menyelesaikannya secara profesional hingga memberikan kepuasan bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota mengatakan, melalui Bimtek tersebut diharapkn seluruh peserta dapat mengubah pola pikirnya, terutama dalam menyikapi konflik atau komplain dari masyarakat seharusnya dipandang bukan sebagai beban, melainkan sebagai “alarm evaluasi” yang berharga untuk perbaikan kinerja aparatur.
“Peningkatan kompetensi, penyerapan ilmu dan teknik penanganan konflik yang diberikan narasumber, selanjutnya diterapkan di unit kerja masing-masing, agar pelayanan publik di Kota Banjarbaru semakin humanis dan profesional,” tegasnya.
Untuk diketahui,kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kahfi El Abrar Communication School Kalimantan Selatan.(nw)
