Pemuda Ditemukan Tewas Tergantung di Semayap, Kotabaru

8 November 2023
Polres Kotabaru mendapatkan laporan orang bunuh diri dengan cara gantung diri, pada Rabu, (8/11). (Foto: Humas Polres Kotabaru)

NEWSWAY.ID, KOTABARU – Sebuah peristiwa tragis menggegerkan Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, lantaran seorang pemuda ditemukan tewas tergantung di Jl. Anggrek Gg. Mutiara 1, RT 02, sekitar pukul 00.45 Wita, Rabu (8/11/2023).

Kapolres Kotabaru, AKBP Tri Suhartanto melalui Kanit 1 SPKT, Aipda Basri membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait dugaan gantung diri di Desa Semayap.

“Korban, pria CY 21 tahun ditemukan dalam posisi tergantung oleh saksi, menurut informasi yang dihimpun, sekitar pukul 00.30 Wita, saksi pertama kali melihat korban berbaring di dapur sambil menangis, saksi kemudian pergi ke ruang tamu dan menonton TV,” paparnya.

Kemudian sambung Basri, sekitar pukul 00.45 Wita, saksi kembali ke dapur dan menyalakan lampu.

“Di saat itulah dia melihat bahwa korban sudah tergantung, saksi segera memanggil bantuan dari warga lain dan bersama-sama mereka membawa korban ke Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra,” ungkap Basri kemudian.

Berdasarkan catatan kepolisian, korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri diduga memiliki masalah pribadi.

“Menurut keterangan saksi, almarhum diduga sering mengonsumsi pil Samkodin dan minuman beralkohol,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)