NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Panggung utama Handep Hapakat Fair 2026 dipenuhi tepuk tangan dan sorak penonton saat Malam Seni Budaya Nusaphoria digelar, Rabu (8/7/2026) malam.
Pertunjukan ini menjadi salah satu hiburan rakyat yang paling dinantikan. Tak hanya warga lokal, masyarakat dari berbagai suku yang menetap di Kabupaten Pulang Pisau turut larut dalam kemeriahan perayaan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.
Beragam kesenian Nusantara ditampilkan dalam satu panggung. Mulai dari Tarian Tortor Anak, Tarian Tortor Ibu, lagu-lagu Batak, permainan alat musik tradisional Batak, hingga Madihin khas Banjar Kalimantan Selatan. Penampilan tersebut berhasil menyuguhkan harmoni keberagaman yang menghibur ribuan pengunjung.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pulang Pisau Andriani mengatakan, Malam Seni Budaya Nusaphoria digelar sebagai wadah bagi berbagai paguyuban untuk menampilkan seni dan budaya daerahnya.
“Sesuai tema Nusaphoria, kami ingin menghadirkan panggung yang menyatukan keberagaman budaya Nusantara dalam suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan,” ujar Andriani.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat persatuan masyarakat yang berasal dari berbagai daerah serta memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada generasi muda.
Kemeriahan Malam Seni Budaya Nusaphoria menjadi bukti bahwa Handep Hapakat Fair bukan sekadar ajang pameran dan hiburan, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman yang hidup berdampingan di Kabupaten Pulang Pisau.(nw)
Reporter : Winda
