Paguyuban Keluarga Kraton Gelar Budaya Tahunan Syukuran di Lokawisata Baturraden, Hadir Panembahan Agung Tedjowulan

7 Juli 2026
Ritual Budaya Peletakkan Sesaji Sedekah Gunung Slamet/Syuran Baturraden, dan Peletakan Sesaji oleh Putra-Putridalem Bawono (Foto: Istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, JAWA TENGAH – Paguyuban Keluarga Karaton Surakarta Hadiningrat Tirta Kencana Wilayah Banyumas menyelenggarakan Gelar Budaya Tahunan Syukuran “Syuran Baturraden” di Lokawisata Baturraden pada, Senin malam 6 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan untuk memanjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus merawat dan melestarikan nilai-nilai luhur adat Keraton Surakarta Hadiningrat di wilayah Banyumas.

Kehadiran Kanjeng Gusti Ratu Alit dan semua Tedak Ngarsadalem Ingkang Sinuhun Panembahan Agung Tedjowulan Maha Menteri Karatondalem Surakarta Hadiningrat menjadi wujud berkah dan dawuh untuk seluruh keluarga besar trah Dalem serta masyarakat Banyumas.

Acara ini juga akan dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pimpinan komunitas, antara lain, jajaran, FORKOPIMCA Kecamatan Baturraden, Ketua Banser Kabupaten Banyumas.

Selain itu juga hadir, Ketua Sanggar KAMULYAN Sinduredja Jatilawang, Ikatan Pencak Silat Kabupaten Banyumas, para Kepala Sekolah dan Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Banyumas dan Para Kades se Wilayah Kecamatan Sumbang, Baturraden, Kedungbanteng,

Kehadiran unsur ormas, seni, dan budaya ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga warisan budaya Jawa sebagai bagian dari ketahanan bangsa.

Doa bersama dan ritual budaya berupa peletakkan sesaji untuk sedekah Gunung Slamet atau Syuran Baturraden dan peletakan sesaji oleh Putra-Putridalem Bawono menambah suasana lebih khidmat.

H Joko Wiyononagoro, MR.,M.Si, selaku Pengageng PAKASA Wilayah Banyumas Raya mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk ikut berdoa agar keselamatn bangsa dan negara terjaga serta tidak ada musibah bagi wilayah tersebut.

“Syuran Baturraden bukan hanya milik keluarga Keraton, tapi milik kita semua sebagai upaya bersama menjaga budaya agar tetap hidup dan menjadi perekat kebangsaan,” ujarnya.(nw)

Reporter : Suho

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog