Peningkatan Kompetensi, FISIP Uniska Lakukan Praktik Ilmu Komunikasi Di Ponpes RMA

by
16 November 2023
Pimpinan Pondok Pesantren RMA Dr Kiai H. Muhari didampingi Dosen Pembimbing Ilmu Komunikasi FISIP UNISKA M. S. Siddiq di Ponpes RMA, Kamis (16/11). (Foto: Newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari berupaya melakukan peningkatan kompetensi mahasiswanya melalui praktik ilmu komunikasi, pada Kamis (16/11/2023) di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Raudhatul Muta’alimin An Nahdliyah (RMA), Banjarbaru.

Dosen Pembimbing Ilmu Komunikasi FISIP Uniska M. S. Siddiq mengatakan, pelaksanaan praktik di RMA adalah bagian dari program yang dimiliki oleh FISIP Uiska.

“Semua mahasiswa ilmu komunikasi tidak hanya hebat secara teori tetapi juga harus hebat dipraktik,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa mahasiswa yang melakukan praktik berasal dari semester lima yang dibagi dalam beberapa kelompok untuk diterjunkan diberbagai sektor.

“Target kita semua kelompok bisa mempraktikkan ilmunya disemua sektor seperti pendidikan, sosial, hingga lembaga penyelenggara pemilu,” ungkapnya.

Pimpinan Pondok Pesantren RMA Dr Kiai H. Muhari didampingi Dosen Pembimbing Ilmu Komunikasi FISIP UNISKA M. S. Siddik di Ponpes RMA, Kamis (16/11). (Foto: Newsway.id)

Sementara itu, Ketua Kelompok Praktikum Randy Yudha mengatakan, muatan materi praktek yang disampaikan berkaitan erat dengan para audiens.

“Kami mengangkat materi bahaya media sosial yang terdiri dari hoaks, sexting, dan cyber bullying,” tambahnya.

Menurutnya pemilihan materi tersebut relevan dengan kondisi saat ini serta prilaku setiap orang yang ketergantungan pada media sosial.

Dilain pihak, Pimpinan Pondok Pesantren RMA Dr Kiai H. Muhari menyambut baik langkah yang sudah dilakukan mahasiswa UNISKA.

“Ini program yang sangat baik, semoga bisa berkesinambungan sehingga UNISKA benar-benar menghasilkan lulusan berkompeten,” pungkasnya.

Diketahui, pondok Pesantren Tahfidzul Quran Raudhatul Muta’alimin An Nahdliyah (RMA) saat ini memiliki santri kurang lebih 150 orang dengan program andalanya menghafal alquran.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)